Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Hortikultura di Bali Anjlok, Petani di Beralih ke Komoditas Pangan

Saat ini petani banyak yang beralih pada tanam komoditi yang relatif tahan simpan.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 10 September 2020  |  14:30 WIB
Petani menjemur gabah. - Bisnis/Abdurachman
Petani menjemur gabah. - Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, DENPASAR - Harga produk hortikultura di Bali khususnya komoditi tomat terus mengalami penurunan hingga Rp1.000/kg.

Kepala Bagian Pangan Dinas Pertanian Bali I Wayan Sunarta mengatakan meskipun harga tomat di setiap daerah berbeda-beda, namun khusus untuk pulau Dewata harganya berkisar antara Rp1.000-Rp2.000/kg. Rendahnya harga disebabkan karena daya serap pasar yang rendah namun ketersediaannya tinggi.

"Saat ini petani banyak yang beralih pada tanam komoditi yang relatif tahan simpan, seperti tanaman pangan," tuturnya saat dihubungi oleh Bisnis, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, di beberapa daerah di Bali seperti di Karangasem, para petani telah banyak mengganti komuditi tanam seperti ubi kayu, dan kacang tanah ataupun melakukan tumpang sari untuk menekan terjadinya kerugian.

Selain itu, lanjutnya, harga pokok tanaman pangan juga lebih stabil dibandingkan hortikultura. Terlebih saat pandemi Covid-19, yang menyebabkan masyarakat cenderung memilih untuk membeli komoditas pangan.

"Masyarakat saat ini memilih untuk membeli beras, minyak, hortikultura belum begitu terserap," jelasnya.

Dari sisi lain, karena tidak adanya kepastian pasar, dia juga menyampaikan sempat mengolah lahan seluas 1 Ha untuk ditanam sayur namun digantikan dengan kacang tanah dan labu agar produk memiliki daya simpan yang lebih lama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali hortikultura
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top