Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gerakan Ekonomi Lokal, Bank Indonesia Gelar Pasar Gotong Royong

Untuk menggerakan kembali ekonomi lokal akibat pandemi Covid-19, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggelar Pasar Gotong Royong bagi UMKM di Pulau Dewata.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  13:06 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster (berbaju merah) dan Kepala Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho menyambangi anjungan Pasar Gotong Royong di Denpasar pada Jumat 28 Agustus 2020. - Bisnis/Luh Putu Sugiari
Gubernur Bali I Wayan Koster (berbaju merah) dan Kepala Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho menyambangi anjungan Pasar Gotong Royong di Denpasar pada Jumat 28 Agustus 2020. - Bisnis/Luh Putu Sugiari

Bisnis.com, DENPASAR - Untuk menggerakan kembali ekonomi lokal akibat pandemi Covid-19, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggelar Pasar Gotong Royong bagi UMKM di Pulau Dewata.

Kepala KPw BI Bali Trisno Nugroho mengatakan penyelenggaraan pasar gotong royong ini sebagai komitmen dalam mendorong pemulihan ekonomi Bali, khususnya akibat pandemi Covid-19. Terlebih saat ini kinerja pariwisata telah menyebabkan penurunan daya beli masyarakat, sehingga berdampak pada menurunnya serapan produk UMKM lokal.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan ini yang dilaksanakan secara rutin, aktivitas ekonomi baik penjualan maupun konsumsi masyarakat dapat terus berjalan, sehingga kesejahteraan akan tetap terjaga," tuturnya, di KPw BI Bali, Jumat, (28/8/2020).

Dalam kesempatan ini, sambungnya, terdapat delapan kelompok binaan Bank Indonesia yang mengikuti pasar gotong royong ini membudidayakan tanaman pangan seperti beras, cabai, bawang merah, bawang putih, sayuran, ayam pedaging, dan petelor, serta beberapa UMKM lainnya binaan perbankan seperti Kantor wilayah Bank Mandiri, BNI, BRI, BPD serta binaan Pemda yakni dalam Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali.

"Pengembangan UMKM melalui pembinaan terhadap klaster pertanian, kelompok kerajinan serta pariwisata, yang sebagian di antaranya hadir di sini pada kesempatan ini," kata Trisno.

Lebih lanjut, pendampingan yang telah dilakukan secara end to end, yaitu dari hulu hingga hilir. Di sisi hulu, telah memberikan bantuan teknis peningkatan kapasitas dibidang budidaya seperti metode pertanian organik berbasis MA-11 hingga penyediaan bibit maupun saprodi. Pendampingan juga dilakukan dalam manajemen, organisasi, legalitas kelompok, keuangan, hingga pemasaran.

Menurutnya, kelompok UMKM binaan ini telah diarahkan untuk memiliki platform pembayaran berbasis QR Indonesia Standard (QRIS), sehingga dapat melakukan scanning dompet elektronik pada kode QR yang ada di masing-masing UMKM apabila ingin bertransaksi.

Gubernur Bali I Wayan Koster menuturkan pasar gotong royong ini dampaknya sangat serius terhadap perekonomian masyarakat di Pulau Dewata. Ini sebagai upaya yang bisa dilaksanakan, terlebih Bali sebagai wisata dunia yang belum memungkinkan untuk datang kembali berlibur sehingga diharapkan mampu menyerap produk UMKM dari masyarakat.

Koster menjelaskan UMKM saat ini yang berada didalam daerah pariwisata omzetnya menurun hingga 90 persen, untuk di daerah luar pariwisata masih bertahan 50 persen. Sehingga pasar gotong royong dapat menjadi media untuk membantu para petani dan pengerajin, agar memiliki sarana berjualan yang mempertemukan langsung antara produsen dan konsumen.

"Seperti pasar gotong royong di Kabupaten Gianyar, UMKM mendapatkan Rp87 juta, ini akan sangat membantu pelaku usaha," jelasnya.

Owner Bali Arabika Komang Sukarsana binaan Bank Indonesia mengatakan sangat terbantu dalam memasarkan produknya, terlebih produk terbarunya teh saskara yang berasal dari kulit kopi merah memiliki peluang pasar yang luas.

"Selain berjualan, ini juga menjadi ajang promosi untuk produk kopi dan teh kami," tuturnya



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia bali wayan koster
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top