Kisah Inspiratif, Rangkul 300 Mitra Bisnis Selepas Dirumahkan Tanpa Dibayar

Awalnya usaha ini dibuka karena banyaknya UMKM baru yang lahir di masa pandemi.
Ilustrasi./warungupnormal.com
Ilustrasi./warungupnormal.com

Bisnis.com, DENPASAR - Selama dirumahkan tanpa dibayar atau unpaid leave karena pandemi Covid-19, karyawan retail di Bali bangun startup layanan delivery bersama 300 UMKM.

Agus Suhendar salah satu karyawan perusahaan retail di Pulau Dewata menuturkan sejak awal Juni 2020 telah mendirikan usaha jasa kurir (delivery services) dengan ongkos kirim yang relatif murah. Awalnya usaha ini dibuka karena banyaknya UMKM baru yang lahir di masa pandemi.

"Saat ini banyak karyawan unpaid leave yang aktif jualan secara daring di rumah dan mereka sudah bisa disebut sebagai pengusaha UMKM," tuturnya di Kedai Kopi Jimbaran, Senin (3/8/2020).

Pria asal Bogor ini membangun MYPIN sebagai sebuah jasa kurir secara daring untuk membantu UMKM dalam menjual produknya. Ongkos kirim yang hanya senilai Rp1.250, dan dirasa cukup membantu pertumbuhan penjualan online UMKM di Bali. Kini Agus telah memiliki sekitar 300 pelanggan dari UMKM yang tersebar di area Badung, Jimbaran, Nusa Dua, Denpasar, Tabanan, dan Gianyar.

“Ongkir yang sangat murah sangat membantu penjualan secara daring warung makan kami,” tutur Loudi, pemilik warung makan di Jimbaran.

Lebih lanjut, menurut Agus pertumbuhan penjualan secara daring UMKM memang sangat dipengaruhi oleh ongkos kirim. Dengan adanya ongkir murah, pertumbuhan penjualan ratusan UMKM di Bali dalam usaha yang dibentuknya berkembang cukup signifikan.

Terlebih lagi di masa Pandemi Covid-19, pertumbuhan UMKM terlihat sejak banyak karyawan yang dirumahkan. Dia berharap, krisis saat pandemi ini justru dapat melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Saat ini usaha jasa kurir yang Agus bentuk memiliki 10 mitra yang juga karyawan yang dirumahkan dengan menyandang status Unpaid Leave.

"Semoga Bali bisa menjadi ramai kembali saat pariwisata dibuka dan akan banyak pengusaha UMKM baru yang nantinya dapat membuka lapangan pekerjaan," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Luh Putu Sugiari
Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper