Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekspor Bali pada Mei Terendah dalam Empat Tahun Terakhir

Ekspor barang Provinsi Bali kembali turun 56,45 persen pada Mei.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  19:54 WIB
Petugas Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar memeriksa buah Salak Gula Pasir siap ekspor saat kegiatan pelepasan ekspor komoditas pertanian unggulan Bali di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Kamis (21/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
Petugas Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar memeriksa buah Salak Gula Pasir siap ekspor saat kegiatan pelepasan ekspor komoditas pertanian unggulan Bali di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Kamis (21/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR - Ekspor barang Provinsi Bali kembali turun 56,45 persen pada Mei, terendah dalam empat tahun terakhir.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Adi Nugroho mengatakan berdasarkan negara tujuannya, ekspor barang ke Taiwan tercatat turun paling dalam mencapai 46,59 persen yang didominasi turunnya ekspor produk ikan dan udang. Dari sisi komoditas, penurunan terdalam tercatat pada ekspor produk kertas atau karton sedalam 38,61 persen (m-t-m).

"Secara kumulatif Januari hingga Mei 2020, ekspor Bali tercatat turun sedalam 27,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," tuturnya, Rabu (1/7/2020).

Nugroho menjelaskan jika dibandingkan dengan Mei 2019 (yoy), impor Bali pada Mei 2020 juga tercatat menurun lebih dalam, yakni sedalam 88,76 persen. Sedangkan impor barang dari Tiongkok secara month to month (mtm) tercatat turun paling dalam 80,77 persen, yang terutama disebabkan oleh turunnya impor produk barang-barang dari kulit. Dari sisi komoditas, impor produk perangkat optik tercatat turun paling dalam 77,21 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top