Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Okupansi Hotel di Bali Diprediksi Capai 80% Saat Libur Lebaran

Saat libur lebaran, okupansi hotel di Bali diprediksi bisa mencapai 80 persen
Okupansi Hotel di Bali Diprediksi Capai 80% Saat Libur Lebaran
Okupansi Hotel di Bali Diprediksi Capai 80% Saat Libur Lebaran

Bisnis.com, DENPASAR – Momen libur panjang lebaran dan Idulfitri bakal menjadi berkah bagi pariwisata Bali, khususnya hotel yang menjadi tempat wisatawan menginap.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana menjelaskan tingkat hunian kamar selama libur lebaran bisa mencapai 80% ke atas.

Biasanya sebagian besar wisatawan domestik yang berlibur ke Bali akan melakukan reservasi saat mendekati hari libur, walaupun ada yang sudah melakukan reservasi kamar jauh - jauh hari. 

Gus Agung juga menyebut hotel - hotel di Bali sudah siap menerima tamu di periode lebaran.

“Hotel - hotel sudah siap untuk periode libur lebaran, biasanya tamu domestik akan booking di last minute, itu karena mempertimbangkan kondisi alam, cuaca saat hari liburan juga, apalagi hujan angin masih terjadi,” jelas Gus Agung, Jumat (22/3/2024). 

GIPI juga meminta maskapai banyak mengajukan penerbangan tambahan atau extra flight agar harga tiket tidak terlampaui tinggi bagi wisatawan domestik, sehingga lebih banyak wisatawan masuk Bali dengan pesawat. GIPI memproyeksikan jumlah wisatawan yang masuk melalui Bandara selama libur lebaran mencapai 15.000 orang per hari.

Libur lebaran yang bersamaan dengan periode arus mudik yang bisa mendorong melonjaknya harga tiket. Selain itu, harga tiket pesawat yang mahal juga menyebabkan wisatawan banyak memilih menggunakan kendaraan pribadi, dampaknya kemacetan akan terjadi terutama di ruas jalan yang menuju destinasi wisata dan ruas jalan nasional. 

Sementara itu, Bandara Internasional Ngurah Rai juga melakukan persiapan mengantisipasi lonjakan penumpang selama lebaran. pihak bandara tengah melakukan pekerjaan optimalisasi di area terminal domestik. Untuk itu, pihak bandara memberlakukan beberapa penyesuaian untuk penjemputan dan pengantaran penumpang perjalanan domestik. 

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, menjelaskan langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya dalam melakukan peningkatan pelayanan. 

“Kami menilai di area kedatangan domestik khususnya, terdapat beberapa hal yang dapat dioptimalkan seperti memperbanyak lajur kendaraan penjemput dan memberikan akses penyeberangan kepada pengguna jasa. Kami harap hal tersebut akan semakin meningkatkan kenyamanan penumpang,” jelas Handy dari keterangan resminya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper