Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wisatawan ke Bali saat Lebaran Diimbau Tidak Membawa Kendaraan Pribadi

Kunjungan wisatawan domestik saat libur Lebaran diproyeksikan melonjak dibandingkan hari biasa, apalagi libur dan cuti lebaran berlangsung selama 10 hari.
Canggu di Bali, Indonesia./Istimewa
Canggu di Bali, Indonesia./Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR - Kunjungan wisatawan domestik saat libur Lebaran diproyeksikan akan melonjak dibandingkan hari biasa, apalagi libur dan cuti bersama lebaran berlangsung selama 10 hari. 

Wisatawan domestik yang datang ke Bali dalam momentum libur panjang biasanya masuk dengan menggunakan mobil pribadi, sehingga menyebabkan volume kendaraan di Bali membludak dan menyebabkan kemacetan horor. Seperti yang terjadi saat libur panjang tahun baru kemacetan panjang terjadi di toll Bali Mandara, daerah pariwisata seperti Kuta, Nusa Dua hingga Bandara Internasional Ngurah Rai.

Masalah kemacetan horor ini menjadi evaluasi karena dikeluhkan oleh banyak wisatawan, bahkan banyak wisatawan yang tertinggal pesawat akibat macet panjang ke arah Bandara. Ketua Asita, I Putu Winastra menjelaskan kemacetan panjang di Bali disebabkan oleh banyaknya volume kendaraan luar yang masuk ke Bali, terutama dari Pulau Jawa yang masuk melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Winastra meminta wisatawan yang mau berlibur ke Bali untuk tidak membawa mobil pribadi, dan menyarankan menggunakan kendaraan yang sudah ada di Bali, sehingga volume kendaraan dari luar bisa berkurang. “Sebaiknya wisatawan memanfaatkan travel atau kendaraan yang sudah ada di Bali. Sehingga volume kendaraan dari luar tidak banyak dan kendaraan travel di Bali juga mendapat keuntungan,” jelas Winastra, Jumat (22/3/2024).

Ketua Asita juga mencatat wisatawan domestik sudah mulai melakukan order untuk periode libur Lebaran. Winastra berharap semakin dekat waktu libur semakin banyak wisatawan menggunakan travel di Bali daripada membawa kendaraan pribadi. 

Hal senada juga disampaikan Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana berharap volume kendaraan luar yang masuk ke Bali tidak terlalu besar. Sehingga tidak terjadi kemacetan panjang seperti tahun baru tidak. 

Gus Agung menyebut kemacetan sudah menjadi masalah pariwisata Bali yang mulai dikeluhkan oleh banyak wisatawan, terutama wisatawan mancanegara yang ingin berlibur dengan nyaman di Pulau Dewata.

“Kalau boleh ada aturan yang dikeluarkan Pemprov Bali agar wisatawan yang memakai mobil kalau boleh jangan memakai mobil besar, tetapi pakai kendaraan yang ada di Bali sebagai kendaraan pariwisata,” kata Gus Agung. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper