Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pelabuhan Gilimanuk Bakal Dikembangkan Menjadi Green Port

Pelabuhan Gilimanuk konsep green port sangat penting untuk direalisasikan karena pelabuhan ini merupakan pelabuhan dengan aktivitas terpadat di Bali.
Foto udara suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (12/9/2022)./Bisnis-Eusebio Chrysnamurti.
Foto udara suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (12/9/2022)./Bisnis-Eusebio Chrysnamurti.

Bisnis.com, DENPASAR – Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana bakal dikembangkan dengan mengusung konsep green port atau pelabuhan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Konsep ini telah disusun dalam master plan pembangunan Kawasan Pelabuhan Gilimanuk yang sedang digodok bersama antara Pemkab Jembrana, PT ASDP (Persero) dan juga melibatkan akademisi Universitas Udayana.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menjelaskan Pelabuhan Gilimanuk konsep green port sangat penting untuk direalisasikan karena Pelabuhan Gilimanuk merupakan pelabuhan dengan aktivitas terpadat di Bali, yang tidak hanya dilalui oleh masyarakat lintas Jawa dan Bali, melainkan juga sudah banyak digunakan oleh wisatawan.

Dalam redesain Pelabuhan Gilimanuk, Tamba juga menekankan pentingnya memasukkan arsitektur khas Bali yang mengandung kearifan lokal dan nilai – nilai kebudayaan yang kuat. Tamba melihat hal tersebut sudah diakomodir oleh ASDP maupun arsitek yang mendesain ulang Pelabuhan Gilimanuk.

"Konsepnya sangat bagus sekali, sudah  memenuhi unsur-unsur ke-Bali-annya. Jadi nanti press impresion orang masuk bali itu sangat dapat, Pelabuhan Gilimanuk sebagai wajah Bali," jelas Tamba dari siaran pers, Selasa (20/2/2024).

Tamba juga memberikan masukan-masukan baru untuk pengembangan kawasan terintegrasi Pelabuhan Gilimanuk. Tamba ingin Pelabuhan Gilimanuk juga menjadi pusat investasi baru di Bali, sehingga memberikan dampak yang semakin luas bagi perekonomian daerah.

Akademisi Universitas Udayana, I Wayan Kastawan menjelaskan Pelabuhan Gilimanuk nantinya diharapkan sebagai driver (motor penggerak) bagi pengembagan kawasan terintegrasi sekitarnya. Jadi kalau saat ini radiusnya sekitar 100-200 meter, nantinya kedepan kita perluas sampai dengan pertigaan menuju arah Denpasar dan Singaraja mengingat disana juga sebagai titik pintu masuk tol Gilimanuk-Mengwi. Dan tidak menutup kemungkinan kedepan adanya Bandara Bali Utara sehingga semuanya terintegrasi.

"Jadi nanti di Kawasan Pelabuhan Gilimanuk ada hotel transit, marina, resto apung, museum manusia prasejarah, galeri seni, serta upgrade dari terminal type B gilimanuk yang akan difungsikan dengan MPP untuk para penduduk pendatang serta galeri UMKM," jelas Kastawan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper