Moeldoko Minta Masyarakat Tak Alergi dengan Proyek Strategis Nasional

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menekankan, proyek strategis nasional (PSN) bertujuan untuk meningkatkan kesejahateraan masyarakat.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018)./JIBI-Dwi Prasetya
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, DENPASAR - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan kehadiran proyek strategis nasional (PSN) di daerah. 

Kehadiran PSN, menurut Moeldoko, bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahateraan masyarakat setempat.

"Jangan dianggap PSN menyengsarakan masyarakat. PSN menghadirkan investasi untuk kesejahteraan masyarakat," jelas Moeldoko di Pelabuhan Sanur, Jumat (22/9/2023). 

Moeldoko mengeklaim banyak PSN yang sukses dan berdampak terhadap peningkatan ekonomi daerah, salah satunya Pelabuhan Sanur. Menurutnya, Pelabuhan Sanur yang baru berhasil meningkatkan penumpang yang awalnya hanya 2.000 - 3.000 penumpang per hari, menjadi 12.000 penumpang per hari. 

Pelabuhan Sanur bisa menjadi kebanggaan Bali di mata wisatasan mancanegara. Wisman senang dengan keberadaan Pelabuhan Sanur yang memadai, mereka tidak lagi basah-basahan ketika naik ke fast boat. Melonjaknya penumpang berdampak ke Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan yang dibanjiri wisatawan. 

Menurut Moeldoko, tidak mudah menghadirkan investasi di daerah. Investor akan memastikan tiga aspek terpenuhi untuk mau menanamkan modalnya. Aspek pertama yang harus ada, yakni stabilitas wilayah yang meliputi stabilitas politik, keamanan dan ketertiban masyarakat yang berada di wilayah tersebut. 

Kedua, investor selalu meminta kepastian hukum, kepastian perizinan. Oleh sebab itu, pemerintah melakukan harmonisasi 72 undang - undang dengan menerbitkan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Kemudian, investor juga meminta ketersediaan infrastruktur yang memadai seperti pelabuhan, bandara, dan jalan raya.

"Ujung semuanya adalah investasi. Untuk itu kita kerja keras memikirkan adanya stabilitas terjaga dengan baik. Infrastruktur terpenuhi, makanya pemerintah banyak membangun bandara dan pelabuhan," kata Moeldoko. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper