Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hatten Bali (WINE) Bakal Buka Wisata Kebun Anggur di Bali

Kebun bisa dikunjungi oleh wisatawan seluas 11 hektare, target kami wisatawan atau konsumen, agar tahu bahan baku.
Ilustrasi kebun anggur./Ist
Ilustrasi kebun anggur./Ist

Bisnis.com, DENPASAR – Emiten produsen wine, PT. Hatten Bali Tbk (WINE) bakal membuka kebun anggurnya yang berada di Gerokgak, kabupaten Buleleng, Bali sebagai destinasi wisata baru di Pulau Dewata.

Pembukaan kebun wisata ini bagian dari ekspansi Bisnis yang dilakukan Hatten (WINE) yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada Senin (19/6/2023) di Denpasar. Direktur Utama PT Hatten Bali Tbk (WINE), Ida Bagus Rai Budarsa, menjelaskan lahan anggur seluas 11 hektar bakal dikemas sebagai kawasan wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan.

“Yang bisa dikunjungi oleh wisatawan seluas 11 hektare, target kami wisatawan atau konsumen, agar tahu bahan baku kami yang penting dari kebun itu. Di sana mereka akan melihat jenis anggur yang kami tanam, kemudian pengunjung juga melihat proses budi daya anggur,” jelas Gus Rai kepada Bisnis usai RUPS dan RUPSLB, Senin (19/6/2023).

Gus Rai tidak menjelaskan secara rinci kapan kebun wisata ini akan mulai dibuka untuk umum, namun hal itu sudah tertuang dalam keputusan RUPS sebagai bagian dari ekspansi bisnis Hatten (WINE).

Sebagai produsen wine terbesar di pulau Dewata, Hatten (WINE) memiliki lahan tidak kurang dari 40 hektare di Buleleng. Produksi anggur dari lahan tersebut digunakan untuk membuat wine di pusat produksi Hatten berada di Sanur, Denpasar.  Selain memiliki lahan sendiri, Hatten (WINE) juga menjalin kemitraan dengan banyak petani di Buleleng.

Pola kemitraan ini menurut Gus Rai bagian dari pemberdayaan petani di Buleleng sehingga keberadaan Hatten (WINE) bisa dirasakan secara luas.

RUPS Hatten (WINE) juga memutuskan pembagian 25 persen dividen kepada seluruh pemegang saham. Nilai dividen yang bakal diterima oleh pemegang saham Rp1,95 per lembar saham. Total nilai dividen yang dibagikan Rp5,32 miliar. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper