Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pakaian Jadi, Andalan Ekspor Bali dalam Empat Tahun Terakhir

Selain pakaian, komoditas yang banyak diekspor Bali yakni perhiasan dan barang berharga, biota air yang dibekukan, ikan beku, kerajinan ukiran dari kayu, dsb.
Sejumlah karyawan tengah memproduksi pakaian jadi./Bisnis-Rachman
Sejumlah karyawan tengah memproduksi pakaian jadi./Bisnis-Rachman

Bisnis.com, DENPASAR – Pakaian jadi atau konveksi menjadi andalan ekspor Bali sejak 2019 hingga 2022 atau dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali mencatat nilai ekspor pakaian keluar negeri setiap tahun mencapai puluhan juta dollar. Pada 2019, nilai ekspor pakaian jadi mencapai US$90 juta, kemudian di 2020 turun ke US$60 juta, namun di 2021 kembali naik mendekati US$80 juta, dan di 2022 meningkat drastis ke US$120 juta. Sedangkan di 2023, BI mencatat hingga April 2023 nilai ekspor pakaian jadi US$9,05 juta.

Kepala Perwakilan BI Bali, Trisno Nugroho menjelaskan mayoritas produsen dan eksportir pakaian jadi ini adalah pelaku UMKM, sehingga dampaknya ekspornya dirasakan langsung oleh ekonomi Bali. “Ekspor komoditas ini disumbang dari UMKM yang mendapat pembiayaan kredit dari perbankan, baik kredit UMKM maupun KUR yang dari program pemerintah,” jelas Trisno di kantornya, Kamis (15/6/2023).

Selain pakaian, komoditas yang banyak diekspor Bali yakni perhiasan dan barang berharga, biota air yang dibekukan, ikan beku, kerajinan ukiran dari kayu, furnitur, kertas tisu, ikan segar dan dingin, barang tekstil lainnya dan fillet ikan.

Bank Indonesia memproyeksikan ke depannya Bali masih bisa mengoptimalkan ekspor dari komoditas laut, baik perikanan tangkap, biota laut maupun produk turunnya seperti sarden.

Menurut Trisno, salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan ekspor dengan penguatan ekosistem digital, sehingga baik dari segi promosi maupun keuangan, sehingga para buyer di luar negeri bisa lebih mudah menemukan produk, khususnya produk UMKM.

Dalam dua tahun, Bank Indonesia sudah memfasilitasi 878 UMKM di Bali masuk dalam ekosistem digital, terutama saat pandemi, banyak UMKM yang terselamatkan setelah melakukan penjualan secara digital.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper