Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bali Perluas Budi Daya Jeruk Keprok pada 2023

Jeruk ini disukai karena rasa manisnya yang segar jika dibandingkan dengan jenis jeruk yang lain.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 12 Januari 2023  |  19:12 WIB
Bali Perluas Budi Daya Jeruk Keprok pada 2023
Petani merawat tanaman jeruk.
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali akan memperluas budi daya jeruk keprok Tejakula yang pernah mengalami masa kejayaan pada era 1980 an dan tersohor hingga berbagai daerah.

Jeruk keprok Tejakula merupakan jenis jeruk yang menjadi khas desa Tejakula, Kabupaten Buleleng, jeruk ini memiliki rasa yang manis dengan sedikit asam. Ciri khas jeruk ini memiliki warna kuning segar. Jeruk ini disukai karena rasa manisnya yang segar jika dibandingkan dengan jenis jeruk yang lain.

Sempat berjaya di era 1980 an, saat ini ketenaran jeruk keprok Tejakula kalah dengan jeruk kintamani atau yang biasa disebut oleh masyarakat luar Bali sebagai jeruk Bali.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, I Wayan Sunada, menjelaskan Pemprov Bali akan memperluas budi daya jeruk keprok Tejakula mulai 2023.

“Sebenarnya kami sudah memulai uji coba penanaman kembali jeruk keprok Tejakula ini pada 2020 dengan membagikan 1.000 bibit kepada petani di Tejakula sebagai percontohan awal. Hasil penanamannya kami pantau sangat baik, bibit yang kami bagikan tumbuh subur dalam tiga tahun terakhir dan mampu menghasilkan buah. Melihat hasil percontohan yang baik ini kami akan memperluas penanamannya pada tahun ini (2023),” jelas Sunada dikutip dari siaran pers, Kamis (12/1/2023).

Keunggulan jeruk keprok ini bisa berbuah dalam waktu tiga tahun atau lebih cepat dua tahun jika dibandingkan dengan jenis jeruk lain. Petani jeruk keprok Tejakula, Nyoman Aditama menjelaskan dengan waktu berbuah yang lebih cepat, petani akan lebih untung jika menanam jeruk keprok.

"Dari segi pertumbuhan, sangat bagus. Tiga tahun sudah mulai berbuah. Kalau dulu, setahu saya lima tahun baru berbuah," jelas Aditama.

Petani jeruk di Tejakula menyambut baik jika Pemprov Bali akan memperluas penanaman jeruk keprok Tejakula. Langkah ini akan membuka jalan bagi petani di Tejakula untuk menanam kembali jeruk keprok Tejakula yang dulu pernah berjaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jeruk buleleng bali
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top