Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Optimisme Konsumen Bali Turun Imbas Kenaikan BBM

Indeks keyakinan konsumen Bali termoderasi karena naiknya harga BBM sejak September, tetapi angka IKK Bali masih kategori optimistis.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 12 Oktober 2022  |  16:24 WIB
Optimisme Konsumen Bali Turun Imbas Kenaikan BBM
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar umum. - Ist
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Optimisme masyarakat Bali terhadap keadaan ekonomi pada September 2022 turun imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Survei Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terhadap kondisi ekonomi pada September berada di angka 142 poin, turun tujuh poin jika dibandingkan dengan keyakinan konsumen pada Agustus yang berada di angka 149 poin.

Menurunnya keyakinan konsumen pada September 2022 disebabkan oleh naiknya harga BBM yang berdampak terhadap naiknya harga komoditas pokok yang dibutuhkan masyarakat setiap hari.

Kepala Perwakilan BI Bali, Trisno Nugroho, menjelaskan meskipun keyakinan konsumen turun, masih tetap berada pada zona optimistis karena berada di atas IKK nasional dengan angka 117 poin.

“Indeks Keyakinan Konsumen Bali termoderasi karena naiknya harga BBM sejak September, tetapi angka IKK Bali masih kategori optimistis,” jelas Trisno melalui keterangan resminya, Rabu (12/10/2022).

BI juga mencatat menurunnya keyakinan konsumen di Bali pada September 2022 dipengaruhi oleh melambatnya persepsi ekonomi saat ini, yang tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) Bali pada September 2022 sejumlah 133,7 poin atau turun dibanding Agustus 2022 yang tercatat 138,5 poin.

Seluruh komponen pembentuk indeks keyakinan ekonomi juga turun pada September 2022, terutama indeks penghasilan yang turun sebesar -7,0 poin. Selain itu, indeks ketersediaan lapangan kerja dan indeks pembelian barang tahan lama juga menurun masing-masing -5,0 dan -2,0 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Ekspektasi konsumen terhadap ekonomi Bali juga turun menjadi 150,3 poin jika dibandingkan dengan Agustus 2022 IEK Bali masih di angka 159,5 poin.

“Seluruh komponen pembentuk IEK pada September 2022 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yakni perkiraan penghasilan, ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha enam bulan yang akan datang,” kata Trisno. (C211)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali indeks keyakinan konsumen Harga BBM
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top