Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kipas Wiracana Berhasil Ekspor ke Sepuluh Negara

Wiracana telah memulai ekspansi dengan kinerja ekspor mencapai 50 persen dari kemampuan pada kondisi normal lalu.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 25 September 2022  |  13:46 WIB
Kipas Wiracana Berhasil Ekspor ke Sepuluh Negara
Pegawai Wiracana Handfan menjelaskan tentang Kipas Wiracana di Galeri Wiracana Denpasar. - Bisnis/Harian Noris Saputra
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Kipas yang diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal Bali Wiracana Handfan sudah berhasil menembus sepuluh negara dan mampu bertahan selama pandemi Covid-19.

Wiracana Handfan yang sudah berdiri sejak 1987 ini menembus pasar ekspor karena konsisten soal kualitas dan sekaligus terus beradaptasi dengan tuntutan pasar. Selain itu, kesuksesan ekspor Wiracana Handfan tidak lepas dari peran PT. Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI (BBNI).

CEO Wiracana I Wayan Wiraperdhana bangga karena telah mampu menembus setidaknya lebih dari 10 negara seperti Spanyol, Jepang, Amerika, Meksiko, Fiji, Prancis, Jerman, Australia, Italia, serta beberapa negara di Asia Tenggara.

Wiracana juga ikut mengisi di Sarinah Department store yang mana kipas tangan Wiracana berada di ground floor sebagai produk favorit dan unggulan di shopping center.

“Saya nasabah lama, ada 20 tahunan dengan BNI. BNI itu berbeda cara mendampingi nasabah-nasabahnya kalau ada hajatan pasti cepat sekali (diajak), orang-orangnya yang membantu profesional. Membantu nasabah-nasabahnya benar-benar untuk berkembang,” jelas Wira di Denpasar, Minggu (25/9/2022).

Dalam masa pemulihan ekonomi ini, Wira menyampaikan Wiracana telah memulai ekspansi dengan kinerja ekspor mencapai 50 persen dari kemampuan pada kondisi normal lalu. Beberapa pembeli internasional sudah mulai berani datang ke pusat produksi Wiracana di Bali untuk memastikan ketersediaan kipas tangan Wiracana.

“Tentunya dengan pelajaran berharga dari masa pandemi, kami juga merambah pasar ritel online. Dengan demikian kami bisa menyentuh lebih banyak pelanggan yang sulit dijangkau dengan store-store fisik,” katanya.

Adapun, Wiracana sudah mampu menghasilkan 1.000 kipas per hari dengan bantuan teknologi canggih, yaitu berupa laser engraver. Penerapan mesin ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk. Hasil kipas terbaik juga dijamin dengan dilibatkannya lebih dari 70 seniman lokal, yang rupa desainnya sangat anggun

Corporate Secretary BNI Okki, Rushartomo, berharap lebih banyak UMKM yang berorientasi ekspor lain juga mampu mencontoh Wiracana yang gigih dalam mencari kesempatan pengembangan usahanya. Tentunya, BNI sebagai bank global asal Indonesia memiliki berbagai channel digital, jaringan, serta program pendampingan yang lengkap untuk membantu UMKM tak sekadar jago kandang.

“Kami terus mencari Wiracana-Wiracana lainnya untuk dapat menjadi kebanggaan dan representasi Indonesia di luar negeri,” katanya.

Okki melanjutkan, dengan UMKM kriya mampu memproduksi barang berkualitas maka akan lebih banyak wisatawan asing yang penasaran dan berkunjung ke Indonesia. “Di samping itu, devisa hasil ekspor dari UMKM juga akan menjadi cadangan bagi pemerintah untuk menjaga kestabilan ekonomi dalam negeri guna terus mendorong pertumbuhan ekonomi makro yang lebih positif,” sebutnya. (C211)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerajinan bali
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top