Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

TREVO Nilai Bali Lebih Potensial, Investasi Hingga Akhir Tahun Capai Rp5 Miliar

Pada September 2021 saja, penyewa kendaraan melalui aplikasi telah mencapai 160 tamu, lebih tinggi 60 persen dari proyeksi awal yang diharapkan sebanyak 100 tamu.
General Manager TREVO Brandon Curson berfoto di depan unit yang biasa disewakan, Rabu (29/9/2021). / Ni Putu Eka Wiratmini
General Manager TREVO Brandon Curson berfoto di depan unit yang biasa disewakan, Rabu (29/9/2021). / Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, DENPASAR - TREVO, aplikasi berbagi kendaraan, melirik Bali sebagai pasar yang potensial dalam pengembangan bisnis lantaran merupakan daerah tujuan wisata. Bahkan, Bali dinilai lebih potensial dibandingkan Jakarta.

General Manager TREVO Brandon Curson mengatakan, sebagai daerah tujuan wisata, Bali tidak hanya dibanjiri wisatawan asing, tetapi juga turis lokal. Hal tersebut menjadi peluang penetrasi yang lebih luas. Terlebih, karakteristik wisatawan asing dari Korea, Australia, maupun China yang cenderung menyewa kendaraan kelas mewah.

Belum lagi, karakteristik wisatawan yang datang ke Bali memiliki length of stay yang panjang sehingga durasi pemakaian aplikasi bisa dilakukan dua hari sampai dua minggu. Berbeda dengan durasi penyewaan di kota lain, yang mungkin hanya dilakukan dua sampai tiga hari.

Dua bulan merambah pasar Bali, penetrasi Trevo mengalami peningkatan. Pada September 2021 saja, penyewa kendaraan melalui aplikasi telah mencapai 160 tamu, lebih tinggi 60 persen dari proyeksi awal yang diharapkan sebanyak 100 tamu.

Lebih rinci, 80 persen penyewa kendaraan saat ini didominasi oleh wisatawan domestik, yakni lokal Bali maupun warga negara Indonesia dari provinsi lain yang sedang berlibur di Pulau Dewata.

Tidak tanggung-tanggung, TREVO memproyeksi investasi hingga akhir tahun nanti yang dilakukan di Bali dapat mencapai Rp5 miliar.

"Kami melihat Bali memiliki potensi sebagai pasar terbesar kami, Bali mungkin akan lebih besar daripada Jakarta ke depannya, alasan utamanya karena kita bisa mendapatkan wisatawan asing dan juga domestik, dan wisatawan asing dari Korea, Australia, dan China cenderung menghabiskan uang yang cukup banyak, mereka cenderung memesan Alphard, Ferrari, helikopter, daripada kendaraan konvensional," katanya kepada Bisnis, Rabu (29/9/2021).

Menurutnya, TREVO berupaya hadir di Bali untuk memberikan lebih banyak pilihan untuk memakai kendaraan mewah yang nantinya menjadi pengalaman berbeda selama berlibur. Saat ini TREVO telah berkolaborasi dengan 38 host atau pemilik kendaraan dengan total 100 unit kendaraan. Rinciannya, 15 superbike seperti Ducati, Harley, Kawasaki Ninja, 30 unit sepeda motor jenis skuter, dan sisanya ada mobil konvensional keluarga hingga mobil mewah seperti Impala 1967 dan Ferrari.

"Jadi untuk sepeda skuter yang murah mungkin bisa sewa Rp50.000 dalam satu hari, kalau Ferrari mungkin Rp15 juta sampai Rp20 juta dalam satu hari, Impala sekitar Rp4,5 juta untuk sehari, Mitsubishi Expander Hanya Rp300.000, jadi ada yang mahal dan murah, kami memastikan memfasilitasi semua kebutuhan pengguna," sebutnya.

Sebagai informasi, TREVO pertama kali diluncurkan di Jakarta pada Desember 2020. Dalam waktu kurang dari setahun telah
membangun komunitas dengan lebih dari 100.000 pengguna dan host. Selain Bali dan Jakarta, TREVO juga hadir di Bandung.

Di Bali khususnya, TREVO sedang berupaya untuk menambah sepeda motor, helikopter, kapal pesiar, dan kendaraan bermotor lainnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper