Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bali Menanti Imbas Pariwisata Dari Superbike Mandalika 2021

Bali berharap mendapat imbas positif dari penyelenggaraan Superbike di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang bisa mendatangkan banyak wisatawan.
Sejumlah pengendara melintas di kawasan taman Titi Banda, Denpasar, Bali, Jumat (15/5/2020)./Antara-Nyoman Budhianan
Sejumlah pengendara melintas di kawasan taman Titi Banda, Denpasar, Bali, Jumat (15/5/2020)./Antara-Nyoman Budhianan

Bisnis.com, DENPASAR – Bali berharap mendapat imbas positif dari penyelenggaraan Superbike di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang bisa mendatangkan banyak wisatawan.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan bahwa sejumlah perhelatan yang akan dilakukan dalam waktu di Mandalika, seperti Superbike akan berdampak positif bagi pariwisata Bali.

Selain itu, perhelatan G20 pada tahun depan di Bali juga diproyeksi akan mendongkrak pariwisata di provinsi tersebut.

Dia menuturkan, Bali harus menyiapkan diri untuk menyambut berbagai perhelatan kelas dunia itu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Untuk itu saya harap kedisiplinan dalam prokes akan tetap menjadi perhatian masyarakat, sehingga kasus Covid-19 di Bali terus melandai, dan border internasional dapat segera dibuka,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Kamis (30/9/2021).

Menurutnya, melandainya kasus Covid-19 di Indonesia dan penurunan level PPKM di Bali dari semula 4 menjadi 3, merupakan kesempatan bagi pemerintah untuk menyusun kembali program dan strategi pengembangan pariwisata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Seiring dengan pandemi Covid-19, kata dia, konsep pariwisata massal (mass tourism) yang selama ini menjadi andalan untuk mengejar kuantitas wisatawan diharapkan mulai berubah menjadi pariwisata berkualitas (quality tourism).

“Kualitas yang diharapkan wisatawan ke depan terkait dengan pelayanan, ketersediaan infrastruktur di daerah tujuan wisata, belanja, dan lama tinggal di daerah destinasi wisata.”

Dia menjelaskan, perubahan itu juga mendukung tatanan normal baru yang lebih mengutamakan interaksi dengan alam, dan mementingkan cara menjaga lingkungan pada setiap destinasi wisata.

Lebih lanjut, Cok Ace mengatakan bahwa pariwisata yang berkualitas akan memberikan manfaat, tidak hanya bagi ekonomi negara, tetapi juga kemajuan masyarakat di destinasi wisata secara utuh dan berkesinambungan.

Selain memberikan dampak pada perekonomian nasional, penyelenggaraan Meeting Incentive Convention Exhibition (MICE) pun turut mendongkrak popularitas daerah. Hal itu pun akan berdampak signifikan pada pengembangan bisnis, sosial-budaya, dan pendidikan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Lili Sunardi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper