Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gianyar Mesti Jaga Stabilitas Fiskal Daerah

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan akan menindaklanjuti rekomendasi DPRD dan menjadikannya pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan tahun berikutnya.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 30 April 2021  |  17:03 WIB
Bupati Gianyar Made Mahayastra (tengah) menerima rekomendasi dewan dalam Rapat Paripurna terkait LKPJ Bupati Gianyar Tahun Anggaran 2020 - Istimewa
Bupati Gianyar Made Mahayastra (tengah) menerima rekomendasi dewan dalam Rapat Paripurna terkait LKPJ Bupati Gianyar Tahun Anggaran 2020 - Istimewa

Bisnis.com, GIANYAR -- Pemerintah kabupaten Gianyar perlu menjaga stabilitas fiskal pascarealisasi penerimaan pembiayaan selama tahun anggaran 2020 yang tidak sesuai target.

Adapun realisasi pembiayaan kabupaten Gianyar selama 2020 hanya sebesar 64,16 persen dari target.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar menilai penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan perlu diarahkan untuk tetap menjaga stabilitas fiskal daerah agar pembangunan dapat berjalan berkesinambungan. Apalagi, fiskal yang terjaga merupakan syarat penting dalam mendukung recovery ekonomi.

Wakil Ketua DPRD I Gusti Ngurah Anom Masta mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19, juga diperlukan upaya maksimal untuk dapat mengakses dana pusat, berupa pinjaman maupun dana lainnya. Pemerintah daerah Gianyar direkomendasikan untuk melakukan dan mengajukan program-program inovatif sesuai dengan perkembangan pembangunan.

Disamping itu, Anom Masta juga menekankan pengoptimalan berbagai potensi lokal sebagai wajib pajak.

“Pemerintah perlu mengoptimalkan berbagai potensi lokal, meninjau kembali perjanjian retribusi dengan desa adat terhadap pasar, tempat wisata, mendata warung besar, tempat kos-kos an, villa dan hotel yang belum berizin, sehingga jumlah wajib pajak daerah dapat terkejar,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Jumat (30/4/2021).

Dalam bidang ketenagakerjaan, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, DPRD Gianyar merekomendasikan agar pemerintah melakukan berbagai terobosan untuk terus memotivasi generasi muda bangga menjadi pengusaha muda. Terlebih, sebagai daerah pariwisata Gianyar tentu paling terpuruk dan rentan sebagai penyumbang kemiskinan baru dan pengangguran terbesar.

Sebagai upaya membangun bidang pariwisata, pemerintah dinilai perlu merancang pariwisata yang memiliki diferensiasi tinggi. Dalam pemulihan pariwisata pemerintah harus mengawal pemanfaatan dan distribusi dana yang disalurkan agar tepat sasaran, hingga mendorong industri kreatif untuk tumbuh dan berkembang.

"Sehingga mampu menampung tenaga kerja yang terdampak PHK sektor pariwisata dimana hal tersebut diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi Gianyar," sebutnya.

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan akan menindaklanjuti rekomendasi DPRD dan menjadikannya pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan tahun berikutnya.

“Rekomendasi yang telah disampaikan pada Rapat Paripurna Dewan yang terhormat ini, akan kami tindaklanjuti dan dijadikan pedoman dalam peyelenggaraan pemerintahan daerah di tahun mendatang. Kekurangan dan kendala yang ada di tahun 2020 yang belum dapat diselesaikan, akan diupayakan dapat terselesaikan di tahun mendatang, dan akan kami jadikan refleksi dan renungan sebagai cambuk untuk terus bekerja keras, dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan, dan pelayanan,” sebutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top