Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Zona Hijau Pariwisata di Bali Masih Terbatas

penerapan zona FCC tersebut ternyata dikoordinatori oleh Kepala Dinas Kesehatan Bali dengan anggota Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Satpol PP, maupun Bali Tourism Board.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 18 Maret 2021  |  15:03 WIB
Zona Hijau Pariwisata di Bali Masih Terbatas
Hotel di Ubud Bali - ritzcarlton.com
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR -- Kuta dan Nusa Penida seharusnya masuk dalam daftar zona free covid corridor (FCC) seperti Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Namun, saat ini pemerintah baru memfokuskan penerapan zona hijau pariwisata di Ubud, Sanur, dan Nusa Dua.

Berdasarkan data Bank Indonesia, ada empat kabupaten yang diusulkan menjadi pilot project FCC yakni Badung dengan destinasi Nusa Dua dan Kuta, Denpasar dengan destinasi Sanur, Gianyar dengan Ubud, dan Klungkung dengan Nusa Penida.

Sekedar informasi, FCC merupakan zona sehat yang terbebas dari Covid-19 melalui program vaksinasi menyeluruh terhadap orang yang tinggal dan beraktivitas pada zona atau kawasan tersebut. Target populasi vaksinasi zona FCC yakni sebanyak 35.881 orang di desa sentral Nusa Dua, Sanur sebanyak 9.509 orang, Ubud 11.941 orang, Kuta 17.950 orang, dan Nusa Penida 61.436 orang.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda mengatakan untuk sementara zona FCC nampaknya baru akan diprioritaskan pada tiga wilayah saja yakni Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Namun, dia tidak banyak menjelaskan alasan dibalik penetapan tersebut.

"Zona FCC awalnya ada di 4 kabupaten, namun yang diproritaskan nampaknya Sanur, Ubud, dan Nusa Dua," katanya dalam webinar, Kamis (18/3/2021).

Lebih lanjut, penerapan zona FCC tersebut ternyata dikoordinatori oleh Kepala Dinas Kesehatan Bali dengan anggota Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Satpol PP, maupun Bali Tourism Board.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya mengatakan penetapan zona FCC harus memenuhi sejumlah persyaratan teknis seperti kecukupan fasilitas kesehatan, laboratorium yang mudah diakses, hingga tenaga kesehatan yang cukup. Tiga daerah wisata yakni Ubud, Sanur, dan Nusa Dua dinilai memenuhi persyartan teknis tersebut.

Suarjaya mengakui, sebelumnya memang ada 5 daerah wisata yang masuk dalam zona FCC. Namun, setelah menyesuaikan dengan perhitungan teknis tadi, penetapan zona FCC hanya ditetapkan di 3 kawasan tersebut saja.

Ubud, Sanur, dan Nusa Dua pun menjadi pilot project dari zoma FCC. Jika berhasil, zona FCC akan diperluas ke wilayah lain.

"Memang ini menjadi satu percontohan, kita maunya seluruh Bali, hanya kita saat ini buat suatu wilayah yang mudah dijangkau dari sisi penduduk mudah dicover dan syarat-syarat fasilitas kesehatan yang cukup sehingga ada kasus-kasus terentu bisa segera diselesaikan. Kalau 3 kawasan ini berhasil, kita akan reflikasi," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top