Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Perwakilan Bali Targetkan 370.000 Pengguna QRIS pada 2021

Penggunaan QRIS diyakini akan semakin besar setelah dibukanya sektor pariwisata Bali yang menjadi sumber utama perekonomian Bali.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 09 Maret 2021  |  14:00 WIB
Pedagang melakukan pembayaran menggunakan fitur scan QRIS melalui aplikasi DOKU e-Wallet saat sosialisasi implementasi solusi layanan perbankan dan cashless society pembayaran e-retribusi di Pasar Banjar, Buleleng, Bali, Senin (8/3/2021). Kegiatan tersebut untuk memudahkan pedagang di pasar tradisional dalam melakukan pembayaran retribusi secara non tunai pada masa pandemi Covid-19. - Antara/Nyoman Hendra Wibowo.
Pedagang melakukan pembayaran menggunakan fitur scan QRIS melalui aplikasi DOKU e-Wallet saat sosialisasi implementasi solusi layanan perbankan dan cashless society pembayaran e-retribusi di Pasar Banjar, Buleleng, Bali, Senin (8/3/2021). Kegiatan tersebut untuk memudahkan pedagang di pasar tradisional dalam melakukan pembayaran retribusi secara non tunai pada masa pandemi Covid-19. - Antara/Nyoman Hendra Wibowo.

Bisnis.com, DENPASAR – Bank Indonesia menargetkan pengguna Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) pada 2021 di Bali berjumlah 370.000 pengguna.

Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali Rizki Ernadi Wimanda menjelaskan jika model pembayaran non tunai seperti QRIS semakin banyak diminati.

“QRIS tumbuh menggembirakan, kami akan terus mendorong penggunaan QRIS di Bali, oleh sebab itu target kami tahun ini 370.000 pengguna,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (9/3/2021).

Penggunaan QRIS diyakini akan semakin besar setelah dibukanya sektor pariwisata Bali yang menjadi sumber utama perekonomian Bali. “Target kami semakin banyak toko oleh-oleh, merchant, destinasi pariwisata, restaurant yang menggunakan QRIS,” jelasnya lagi.

Generasi milenial merupakan peminat terbesar aplkasi QRIS di Bali, kedepannya menurut BI, generasi Y dan milenial akan terus didorong bertransaksi. “Segmentasi QRIS memang dua generasi tersebut, milenial dan generasi Y,” ujar Rizki.

Dari data Bank Indonesia, pada bulan Desember 2020 nilai transaksi QRIS di Bali sudah mencapai Rp22,62 miliar dari jumlah transaksi 269.000, padahal Bali masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan ekonomi Bali mengalami kontraksi.

Tumbuhnya transaski QRIS di Bali sepanjang tahun 2020 didominasi transaksi sektor UMKM sejumlah 70 persen.(K48)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Transaksi Nontunai
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top