Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penumpang di Bandara Ngurah Rai Paling Banyak Saat Imlek

Momen Tahun Baru Imlek yang berlangsung selama 4 hari (11-14 Februari 2021) dengan jumlah 13.660 penumpang kedatangan domestik dan 187 pergerakan pesawat. Sementara itu, pergerakan penumpang berangkat pada periode tersebut sebanyak 12.576 penumpang dengan185 pergerakan pesawat.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  16:59 WIB
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR -- Pandemi Covid-19 masih berdampak besar pada pergerakan penumpang di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali selama Februari 2021. Perayaan Imlek mampu menyumbang jumlah penumpang cukup besar bagi Bandara Ngurah Rai.

Adapun selama periode Februari 2021, Bandara Ngurah Rai telah melayani 157.172 penumpang pesawat udara. Sementara itu, lalu lintas pesawat udara tercatat sebanyak 2.340 pergerakan.

Secara rinci, lalu lintas angkutan udara Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali terbanyak selama Februari 2021 terjadi pada momen Tahun Baru Imlek yang berlangsung selama 4 hari (11-14 Februari 2021) dengan jumlah 13.660 penumpang kedatangan domestik dan 187 pergerakan pesawat. Sementara itu, pergerakan penumpang berangkat pada periode tersebut sebanyak 12.576 penumpang dengan185 pergerakan pesawat.

General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Herry A.Y Sikado mengatakan selama 2 bulan pertama 2021 yakni Januari hingga Februari, tercatat ada sebanyak 369.569 penumpang dan pesawat udara 5.915 pergerakan. Sementara itu, pada periode sama di 2020 ada sebanyak 3.681.385 penumpang yang dilayani dengan jumlah pesawat 25.366 pergerakan.

"Data Januari - Februari 2021 mencatat terdapat penurunan penumpang dan pergerakan pesawat udara, penumpang dan pergerakan pesawat udara masing-masing mengalami penurunan sebesar 89% dan 76% jika dibanding data di Januari – Februari 2020,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Selasa (2/3/2021).

Menurutnya, aviasi menjadi salah satu sektor yang terdampak selama pandemi Covid-19. Bandara Ngurah Rai mengaku akan tetap berupaya untuk mengantisipasi pandemi Covid-19.

"Kami khususnya di sektor aviasi tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik utamanya melalui protokol kesehatan sesuai standar, seiring dengan itu juga membantu upaya pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” sebutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top