Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Mikro Belum Mampu Menekan Kasus Positif Covid-19 di Bali

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro dinilai belum memberi dampak yang signifikan untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 di Bali.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  13:45 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, DENPASAR - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro dinilai belum memberi dampak yang signifikan untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 di Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Ketut Suarjaya menilai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro yang telah diterapkan selama satu pekan belum memberi dampak terhadap penurunan jumlah kasus Covid-19, hal ini terlihat dari angka positif yang masih naik turun.

“Ini kasusnya masih naik turun, belum begitu kelihatan dampaknya penerapan dari PPKM Mikro,” kata kepada Bisnis, Kamis (18/2/2020).

Menurut Suarjaya, saat ini positivity rate Bali menyentuh angka 30. Sementara itu, rata-rata tingkat okupansi tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 telah mencapai 60 persen. Bahkan, rata-rata okupansi ruang ICU telah mencapai angka 70 persen.

Selanjutnya, dia mengatakan bahwa kunci sukses menekan laju pertumbuhan kasus corona adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Di mana-mana sekarang kuncinya disiplin menjalankan Prokes itu sendiri, “ kata dia.

Terpisah, Gubernur Bali Wayan Koster mengakui kasus Covid-19 di Bali masih cukup tinggi karena adanya aktivitas upacara masyarakat.

“Saya melapor kepada presiden bahwa di Bali mohon izin ada upacara hari baik. Hari baik untuk nikah, hari baik untuk ngaben, upacara potong gigi. Macam-macam. Setiap bulan hari baik semua. Kalau tidak dilaksanakan mengganggu tatanan kehidupan,” tuturnya.

Koster mengaku akan menangani kasus lonjakan Covid-19 dengan serius agar kasus melandai.

“Jadi agak meningkat positif tapi kita upayakan menangani agar yang sembuh tinggi dan yang meninggal sedikit. Meski tiba-tiba Bali yang biasanya kecil sehari bisa 540. Jadi itu mengagetkan juga tapi sekarang sudah mulai landai,” kata dia.

Sejak pelaksanaan PPKM Mikro pada 9 - 17 Februari 2021 ada 2.658 orang dinyatakan positif Covid-19, 12.109 orang sembuh, dan 89 orang dinyatakan meninggal.

Adapun hingga saat ini, secara kumulatif ada 31.347 orang positif, 27.657 orang sembuh dan 839 orang terpapar corona di Bali serta 2.851 orang yang masih dalam perawatan medis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Covid-19
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top