Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh, PPKM di Bali Tambah Gianyar, Tabanan, dan Klungkung

Bali juga memberlakukan fleksibiltas dalam penerapan aturan kerja dari rumah (work from home) sebesar 50 persen dan jam buka operasional pusat perbelanjaan dan mall sampai 21.00 WITA.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  20:15 WIB
Penerapan protokol kesehatan di Bali - Istimewa
Penerapan protokol kesehatan di Bali - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR - Bali memperluas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang semula diinstruksikan Mendagri hanya Denpasar dan Badung menjadi kawasan wisata dengan menambah Gianyar, Klungkung,dan Tabanan.

Selain itu, Bali juga memberlakukan fleksibiltas dalam penerapan aturan kerja dari rumah (work from home) sebesar 50 persen dan jam buka operasional pusat perbelanjaan dan mal sampai 21.00 WITA.

Adapun berdasarkan instruksi mendagri, daerah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti Bali akan menerapkan work from home (WFH) 75 persen dan jam buka operasional pusat perbelanjaan dan mal hingga 19.00 WITA.

Gubernur Bali I Wayan Koster yang mengatakan pihaknya memilih untuk melakukan jalan tengah dalam penerapan PPKM di Bali yang mulai 11 hingga 25 Januari 2021.

Kebijakan lain yang ditempuh Pemprov Bali adalah perluasan cakupan PPKM yang tak hanya dilaksanakan di dua wilayah sesuai Instruksi Mendagri yaitu Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

“Cakupannya kami perluas pada wilayah satu jalur kawasan wisata yaitu Denpasar, Badung, Gianyar, Klungkung dan Tabanan,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Jumat (8/1/2021).

Menurutnya, aturan pembatasan kegiatan masyarakat bukan hal yang baru bagi daerah Bali. Sejak awal penanganan Covid-19, Bali telah menerapkan aturan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis wilayah berskala mikro (desa).

Artinya, pembatasan aktivitas masyarakat dilakukan di desa dengan banyak kasus positif atau berisiko tinggi penyebaran Covid-19.

“Itu bertujuan untuk memudahkan kontrol dan telah berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Koster juga menilai pengendalian penyebaran penyakit yang menyerang sistem pernapasan pada manusia ini berjalan cukup baik di Bali. Menurutnya, peningkatan jumlah kasus positif pada awal tahun ini tak terlepas dari tingginya animo wisatawan domestik untuk menikmati liburan di Pulau Dewata pada momen pergantian tahun.

Aturan ketat yang diberlakukan di pintu masuk ternyata tak menyurutkan keinginan wisdom menikmati akhir tahun di Bali. Menurut catatan, selama periode 17 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021, jumlah wisdom yang berkunjung ke Bali mencapai 400.000 orang.

“Meski sudah diperketat, kunjungan wisatawan domestik tetap tinggi dan hal ini sudah kami perhitungkan,” jelasnya.

Berdasarka data kumulatif perkembangan Covid-19 di Bali, Koster menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kasus positif dan kematian Bali tidak terlalu banyak. Rata-rata dalam satu minggu terjadi penambahan 30 kasus baru dan tingkat kematian rata-rata di bawah 5 persen. Ketersediaan ruang perawatan pada fasilitas kesehatan juga masih sangat cukup.

Menurut Gubernur Koster, rata-rata keterisian tempat tidur rumah sakit di Bali di bawah 60 persen.

“Hanya satu RS (rumah sakit) yang keterisiannya sudah 60 persen yaitu Badung dan Denpasar 70 persen. Jadi ketersediaan ruang perawatan masih aman. Untuk pasien OTG, kita juga punya tempat karantina yang memadai,” urainya.

Indikator positif lainnya, tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang ditunjukkan masyarakat Bali juga sangat baik. Mengacu data BNPB, tingkat kepatuhan masyarakat Bali dalam menggunakan masker mencapai 96 persen, kapatuhan jaga jarak dan menjauhi kerumunan mencapai 91 persen.

Merujuk pada data tersebut, ia menilai kurang sesuai kalau Bali disebut sebagai provinsi yang memberi kontribusi besar pada penambahan kasus positif Covid-19 secara nasional. Sebab secara nasinoal, Bali menempati peringkat 11 dalam jumlah kasus positif Covid-19.

Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 dengan lebih menggencarkan lagi operasi yustisi secara komprehensif dengan melibatkan Kabupaten/Kota yang didukung penuh oleh jajaran TNI/Polri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali PPKM
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top