Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelar Simulasi, Bagaimana Proses Vaksinasi Covid-19 di RSUD Wangaya?

Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, RSUD Wangaya akan menyediakan empat meja. Pada meja pertama masyarakat akan diminta menunjukan KTP sebagai bentuk registrasi awal. Selanjutnya di meja kedua dilaksanakan screening.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  18:51 WIB
Petugas kesehatan di RSUD Wangaya, Denpasar sedang melakukan simulasi penyuntikan vaksin Covid-19, Jumat (8/1/2021) - Istimewa
Petugas kesehatan di RSUD Wangaya, Denpasar sedang melakukan simulasi penyuntikan vaksin Covid-19, Jumat (8/1/2021) - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Denpasar mengadakan simulasi pelaksanaan vaksinasi untuk mengatahui alur dan proses penyaluran.

Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, RSUD Wangaya akan menyediakan empat meja. Pada meja pertama masyarakat akan diminta menunjukan KTP sebagai bentuk registrasi awal. Selanjutnya di meja kedua dilaksanakan screening.

Secreening dilaksanakan untuk mengetahui kondisi calon penerima vaksin dan menyesuaikan dengan prasayarat yang ada. Misalnya, tidak boleh ada penyakit komorbid yang kronis, seperti diabates militus yang kronis, hipertensi, asma, dan tidak sedang hamil.

Selanjutnya akan dilaksanakan vaksinasi di meja tiga. Sebelum dilaksanakan penyuntikan vaksin, pasien akan dijelaskan secara rinci tentang vaksin. Hal ini guna memberikan pehamanan serta agar calon penerima vaksin dapat relaks. Setelah itu dilaksanakan penyuntikan di lengan kiri.

Di meja empat akan dilaksanakan evaluasi dan edukasi, dan pasien dipersilahkan untuk menunggu 30 menit sebagai pengawasan atas reaksi pasca vaksinasi.

Plt. Dirut RSUD Wangaya Kota Denpasar Dewa Alit Parwita menjelaskan bahwa simulasi merupakan hal penting untuk dilaksanakan. Hal ini mengingat pelaksanaan vaksinasi wajib menerapkan standar protokol kesehatan.

Lebih lanjut, Dewa Alit menjelaskan, elain untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat calon penerima vaksin, hal ini juga sebagai upaya untuk memastikan kesiapan tenaga medis atau vaksinator saat bertugas.

“Kami di RSUD Wangaya hari ini melakukan simulasi vaksinasi Covid-19 yang akan segera dilaksanakan pemerintah, simulasi ini kami laksanakan untuk mengetahui alur, seperti apa prosesnya saat pelaksanaan vaksinasi nanti,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Jumat (8/1/2021).

Dewa Alit menyampaikan bahwa satu sesi pelaksanaan vaksinasi dibatasi 15 orang. Sehingga dalam sehari mampu dilaksanakan sebanyak 2 sesi. Dan untuki peserta akan mendapatkan SMS terkait pelaksanaan vaksinasi baik waktu dan tempat.

“Jadi pada prinsipnya tenaga vaksinasi sudah siap dan terkait pelaksanaanya agar masyarakat yang mendapatkan SMS dapat hadir sesuai jadwal yang ditetapkan dengan melengkapi diri dengan identitas diri seperti KTP El,” jelasnya

Hingga saat ini berdasarkan data resmi tercatat sebanyak 14.152 orang akan menjadi penerima vaksinasi Covid-19. Seluruhnya telah dinyatakan memenuhi syarat untuk diberikan vaksin.

Hanya saja, hasil secreening saat vaksinasi juga menentukan layak atau tidaknya seseorang untuk menerima vaksinasi. Selain itu, guna mendukung suksesnya pelaksanaanya kegiatan tersebut Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan telah menyiagakan 11 Puskesmas beserta petugas vaksinasi yang tersebar di empat kecamatan, serta RSUD Wangaya dan RSUP Sanglah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Vaksin Covid-19
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top