Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

20 Pegawai di Rumah Dinas Gubernur Bali Positif Covid-19

Korban virus yang ditemukan vaksinnya ini sudah sangat banyak sehingga tidak seharusnya dianggap main-main.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 24 September 2020  |  17:38 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) berbincang dengan Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) saat melakukan kunjungan kerja di Nusa Penida, Klungkung, Bali, Senin (3/8/2020). - Antara/Fikri Yusuf
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) berbincang dengan Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) saat melakukan kunjungan kerja di Nusa Penida, Klungkung, Bali, Senin (3/8/2020). - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR - Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan sebanyak 20 orang pegawai di rumah dinas gubernur Jayasabha di Denpasar positif Covid-19.

Tidak dijelaskan kapan sejumlah pegawai di rumah dinas yang berlokasi di titik nol Kota Denpasar dinyatakan positif Covid-19. Koster hanya menegaskan di antara pegawainya yang positif, termasuk empat orang ajudan gubernur.

"Terus terang saja, saya buka saja di sini, tidak perlu ditutup-tutupi. Di lingkungan wilayah saya, di tempat tinggal saya, di kediaman dinas di Jayasaba lebih dari 20 orang positif," ujarnya saat memberikan sambutan di acara Digitalisasi Kawasan Wisata dan Soft Launching Web Pasar Menyambut Tatanan Era Baru di Kebun Raya Eka Karya di Bedugul, Kabupaten Tabanan, Kamis (24/9/2020).

Koster menjelaskan empat ajudan positif Covid-19, satu sudah sembuh, yang satu lainnya sudah sembuh tapi belum boleh saya izinkan masuk. "Dua masih dikarantina. Kemudian pramusajinya, tukang kebunnya, tukang ketiknya, banyak sekali. Jadi tidak main-main [virus Covid-19]," tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pelaku perbankan di Pulau Bali. Bisnis mencoba mengkonfirmasi ulang penjelasan Koster usai acara. Namun, yang bersangkutan langsung masuk ke dalam mobil dinasnya. Pada saat pidato, Koster hanya menjelaskan jika pihaknya menyayangkan jika masih ada yang menyatakan bahwa Covid-19 merupakan persekongkolan. Korban virus yang ditemukan vaksinnya ini sudah sangat banyak sehingga tidak seharusnya dianggap main-main.

Dia memohon peserta yang hadir dalam acara tersebut untuk mengikuti arahan dan kebijakan pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten dan kota. Selain itu, wajib menjalankan disiplin protokol kesehatan agar penularan Covid-19 dapat lebih cepat ditangani dan segera bebas.

Mantan anggota DPR RI ini menegaskan meskipun di sekitarnya sudah banyak positif, dirinya masih aman dari Covid-19. Kendati demikian dirinya tetap berhati-hati, dan lebih ketat jika ada undangan untuk menghadiri acara.

"Saya sudah diwanti-wanti 'Pak gub, hati-hati karena di wilayah bapak, kiri kanan saya itu positif semua'. Astungkara, saya mudah-mudahan ya enggak [kena] dan jangan sampai. Kalau gubernur kena, saya enggak akan bisa lagi menangani kebijakan untuk kesembuhan. Hal yang harus dikelola Pemprov Bali Ini,” jelasnya.

Meskipun tingkat penyebaran virus Covid-19 di Bali masih terus meningkat, persentase kesembuhannya masih tergolong tinggi di tingkat nasional. Koster mengklaim tingkat kesembuhannya lebih dari 80 persen, karena itu pihaknya mendorong masyarakat disiplin dalam gerakan penggunaan masker.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top