Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Peryaan Galungan dan Kuningan, Harga Kebutuhan Pokok di Bali Stabil

Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada pertengahan September 2020, harga sejumlah kebutuhan pokok di Bali terpantau masih stabil.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 08 September 2020  |  13:24 WIB
Umat Hindu menggelar persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Beji Desa Bolangan, Tabanan, Bali, Rabu (26/12/2018). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Umat Hindu menggelar persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Beji Desa Bolangan, Tabanan, Bali, Rabu (26/12/2018). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, DENPASAR - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada pertengahan September 2020, harga sejumlah kebutuhan pokok di Bali terpantau masih stabil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali I Wayan Jarta mengatakan sampai saat ini kebutuhan pokok di pasar masih stabil. Meskipun terpantau ada peningkatan harga untuk komuditas ayam broiler, bawang merah dan cabai rawit merah. Namun peningkatan masih tergolong standar yakni berkisar antara 0-5 persen.

"Sampai saat ini harga daging ayam di pasar dan kebutuhan lainnya masih normal walau ada kenaikan, tapi itu sedikit dan masih dibawah harga standar," tuturnya saat dihubungi oleh Bisnis, Selasa (8/9/2020).

Masyarakat Bali akan merayakan hari raya Galungan pada 16 September 2020, sedangkan hari raya Kuningan diperingati 10 hari setelah hari raya Galungan, yaitu 26 September 2020.

Menurutnya berdasarkan omzet penjualan pedagang di pasar selama pandemi Covid-19 yang mengalami penurunan hingga 50 persen mengindikasi bahwa daya beli masyarakat menurun. Selanjutnya, meskipun akan merayakan Hari Raya Suci Agama Hindu perkiraan peningkatan penjualan tidak akan tinggi karena masyarakat dimungkinkan lebih memilih merayakan Galungan dengan sederhana.

"Masyarakat mungkin akan mengutamakan kebutuhan pokok dan upacara keagamaan. Terlebih bagi mereka yang saat ini kehilangan sumber penghasilan akibat Covid-19," ungkapnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunarta menyebutkan bahwa ketersediaan bahan pokok di pasar masih dalam jumlah yang mencukupi hingga menjelang hari raya. Terlebih akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan daya beli masyarakat menurun, sehingga ketersediaan masih dapat terpenuhi.

"Kebutuhan pokok menjelang hari raya masih dapat dipenuhi oleh produsen Bali, agar produk lokal lebih banyak terserap pasar," jelasnya.

Akibat dari ketersediaan kebutuhan pokok yang masih terpenuhi di pasar, dia menegaskan peningkatan harga tidak akan signifikan atau masih dalam standar normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali bahan pokok
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top