Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Model Pariwisata Bali Bakal Berubah Selepas Covid-19

Menyongsong penerapan normal baru pasca Covid-19, pariwisata Bali fokus pada destinasi alamnya.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  06:29 WIB
Pengunjung berendam di kolam air panas alami di resor Toya Devasya, yang bersumber langsung dari Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali, Selasa (4/6/2019). - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019
Pengunjung berendam di kolam air panas alami di resor Toya Devasya, yang bersumber langsung dari Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali, Selasa (4/6/2019). - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019

Bisnis.com, DENPASAR - Menyongsong penerapan normal baru pasca Covid-19, pariwisata Bali fokus pada destinasi alamnya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau akrab disapa Cok Ace mengatakan Daya Tarik Wisata di Pulau Dewata selama ini terhadap wisman didominasi oleh budaya sebesar 65 persen, alam 30 persen dan wisata buatan 5 persen. Namun dengan adanya pandemi Covid-19, maka tidak mungkin untuk menampilkan budaya seperti tari-tarian dan beberapa pertunjukan lainnya.

"Untuk itu Pemprov Bali akan mengacu pada pilihan kedua yaitu mengedepankan daya tarik alam," Katanya dalam Webinar dalam tema Menyongsong Normalitas Kehidupan yang baru Pasca Covid-19, Rabu (27/5/2020).

Menurutnya, wisata alam juga mengandung nilai khasanah budaya yang dapat menarik hati para wisatawan. Sehingga diharapkan promosi pariwisata Bali kedepannya dapat berjalan dengan lancar. Sebab nilai budaya bali yang menjiwai daya tarik lainnya masih relevan untuk dikembangkan.

"Mari jadikan alam sebagai daya tarik pariwisata, back to nature dengan memadukan kearifan lokal dan protokol kesehatan," tuturnya.

Cok Ace mengungkapkan jika pemerintah pusat mengizinkan kembali dibukanya Bali sebagai destinasi pariwisata, maka tidak semua tempat wisata akan dibuka. Melainkan secara bertahap terlebih dahulu, dengan selalu mengevaluasi efektivitas protokol kesehatan yang diterapkan.

Ia menjelaskan, hal ini dilakukan agar wisatawan yang datang dan kembali pulang ke negaranya merasa aman dan nyaman. "Hal ini juga dilakukan untuk menjaga citra Bali sebagai tujuan favorit pariwisata dunia," tambahnya.

Dalam menyongsong normal baru, sambungnya, perlu disiapkan SOP protokol kesehatan yang berfokus pada kesehatan, kebersihan dan keamanan tersebut masih disusun secara terperinci dipersiapkan oleh tim.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa semakin hari kasus Covid-19 ini semakin melebar di Tanah Air, sehingga proses penularan masih berjalan.

"Diperkirakan puncak pandemi akan terjadi pada Juni dan mulai berakhir pada Agustus," imbuhnya.

Dia mengatakan, jika kurva Covid-19 sudah melandai maka pelan-pelan akan dilakukan pelonggaran. Sehingga jika terdapat wacana berapa daerah akan dilakukan pembukaan pariwisata maka harus dilakukan penyusunan SOP atau protokol kesehatan yang sangat tepat dan terperinci, protokol di tempat satu dengan lainnya tidak bisa disamakan.

Ia mencontohkan protokol kesehatan detail di pasar tidak bisa disamakan dengan protokol di sekolah. "Untuk itu daerah diminta untuk fokus dan serius dalam penyusunan SOP ini," tegasnya.

Setelah itu, lanjutnya, harus dilakukannya sosialisasi masif kepada masyarakat dan para wisatawan sehingga pembukaan pariwisata dapat berjalan dengan aman dan sehat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top