Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Charity Tamara, Atlet E-Sports dari Bali Berpenghasilan Rp10 Juta Per Bulan

Charity Tamara asal Jimbaran, Bali yang mampu mendulang pendapatan senilai Rp10 juta per bulan sebagai streamer gim atau atlet permainan secara live dan berinteraksi dengan pemain lain.
Busrah Ardans
Busrah Ardans - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  09:35 WIB
Charity Tamara atau Tamtam, salah seorang atlet gim e/sports dari Bali
Charity Tamara atau Tamtam, salah seorang atlet gim e/sports dari Bali

Bisnis.com, DENPASAR—Olahraga-el atau e-sports terbukti tidak hanya sekedar hobi tetapi sudah mampu menjadi mata pencaharian bagi generasi muda di Bali. Salah satu contohnya adalah atlet muda bernama Charity Tamara asal Jimbaran, Bali yang mampu mendulang pendapatan senilai Rp10 juta per bulan sebagai streamer gim atau atlet permainan secara live dan berinteraksi dengan pemain lain.

Bahkan, pemudi berusia 22 tahun dengan nama panggilan di media sosial Tamtam ini memiliki sebanyak 10.000 pengikut di akun facebook-nya. Dia menjelaskan, kini bermain gim memang tak hanya sekedar hobi, karena mampu memberikan pendapatan secara reguler.

"Streamer sudah dua tahun, awalnya sudah dikontrak dua perusahaan gim asal China. Setelah itu, sekarang di Facebook Gaming saja. Sebulan bisa Rp10 juta," kata Tamtam sapaannya saat turut mengikuti Turnamen Mobile Legends bertemakan 'Kill The Last' di Denpasar, Sabtu (22/2/2020).

Tamara mengaku bermain olahraga-el sejak usia 7 tahun, karena orang tuanya juga penyuka permainan PS1. Hanya saja ketertarikanya saat itu belum sampai mengarah terhadap olahraga-el. Namun, karena menekuni adu ketangkasan di dunia daring tersebut menjadikannya sebagai atlet olahraga-el.

Dia mengaku, bermain olahraga ini selama 8 jam sehari. Adapun jenis permainan yang ditekuninya seperti Dota 2, PUBG mobile, Mobile Legends, Overwatch hingga Assasin Creed. Saat ini fokusnya hanya ada di platform Facebook. Untuk mensiasati jadwal pendidikannya saat itu agar tidak terganggu, Tamara memilih mengambil proses belajar di rumah atau homeschooling dengan fokus seni dan make up artis.

“Sekarang saya di Facebook gaming saja. Saya memang fokus di dunia ini karena dukungan orang tua juga," katanya.

Dia menjelaskan bahwa olahraga-el sudah mampu memberinya banyak pendapatan. Dari penghasilan tersebut, dirinya bisa membeli monitor sendiri, hingga webcam yang harganya jutaan rupiah. Bahkan, dirinya pernah mendapatkan sponsor dari China Taipe senilai hingga Rp25 juta.

Tamara membagikan tips bagi penggemar olahraga ini, khususnya cewek untuk mempertimbangkan penampilan yang menarik selain skil yang baik. Dia menuturkan penampilan menjadi daya tarik utama khususnya atlet olahraga-el cewek. Berbeda dengan atlet cowok, yang utama dibutuhkan hanya skil saja.

Dia juga menyemangati para gamers yang baru terjun di dunia olahraga-el agar menyiapkan mental, karena saat ini kesempatannya sangat besar. Selain itu, dia juga menyarankanagar jangan cepat menyerah supaya bisa membanggakan Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali olahraga generasi milenial e-sports
Editor : Feri Kristianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top