Agen Khusus Keamanan AS Latih Investigasi 80 Mitra di Bali

Agen khusus Layanan Keamanan Diplomatik (DSS) dari Konsulat Jenderal AS di Surabaya memberikan pelatihan investigasi penipuan dokumen dan pengakuan penipu kepada lebih dari 80 perwakilan dari industri pariwisata di Bali.
Busrah Ardans
Busrah Ardans - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  13:18 WIB
Agen Khusus Keamanan AS Latih Investigasi 80 Mitra di Bali
Agen khusus Layanan Keamanan Diplomatik (DSS) dari Konsulat Jenderal AS di Surabaya memberikan pelatihan investigasi penipuan dokumen dan pengakuan penipu kepada lebih dari 80 perwakilan dari industri pariwisata di Bali, Rabu (5/2 - 2020) lalu.

Bisnis.com, MANGUPURA — Agen khusus Layanan Keamanan Diplomatik (DSS) dari Konsulat Jenderal AS di Surabaya memberikan pelatihan investigasi penipuan dokumen dan pengakuan penipu kepada lebih dari 80 perwakilan dari industri pariwisata di Bali.

Peserta berasal dari industri keamanan hotel, serta anggota Departemen Luar Negeri AS, Dewan Penasihat Keamanan Luar Negeri (OSAC) cabang Bali. Seminar satu hari ini juga mencakup pengenalan untuk melakukan pekerjaan peningkatan keamanan untuk operasi perlindungan VIP.

Konsul Jenderal Mark McGovern mengatakan pelatihan ini meningkatkan keamanan dan kepercayaan diri bagi jutaan wisatawan yang mengunjungi Bali setiap tahun. Hal ini contoh lain dari kemitraan abadi antara Amerika Serikat dan Indonesia dan menunjukkan komitmen kami terhadap stabilitas dan keamanan di kawasan ini.

"Sesi pertama pelatihan berfokus pada mengidentifikasi paspor palsu, penipuan dokumen, dan pengakuan penipu. Sesi kedua pelatihan berfokus pada melakukan survei keamanan untuk lokasi, seorang VIP dapat berkunjung untuk mengurangi potensi risiko atau bahaya bagi VIP," jelasnya, Rabu (5/2/2020).

Pelatihan satu hari ini juga kesempatan bertukar keahlian dan memberikan keterampilan dan alat tambahan yang dapat digunakan untuk mencegah penyalahgunaan dokumen perjalanan oleh calon penjahat, penyelundup manusia, teroris atau orang lain yang mungkin telah mendapatkan dokumen-dokumen ini dengan cara curang.

Kegiatan ini juga memberi peserta pengetahuan dan keterampilan untuk lebih membantu tim keamanan VIP selama penilaian keamanan mereka, memungkinkan integrasi tim keamanan yang lebih baik dan peningkatan keseluruhan untuk keberhasilan dan keamanan kunjungan VIP.

Instruktur utama untuk pelatihan ini adalah Dmitriy Bocheko, Asisten Penyelidik Keamanan Regional; Layanan Keamanan Diplomatik AS, Konsulat Jenderal AS di Surabaya.

Pelatihan ini adalah bagian dari penjangkauan pemerintah AS yang luas di seluruh Indonesia bagian timur untuk meningkatkan kemitraan di berbagai sektor yang selain bidang keselamatan dan keamanan, keahlian mencakup pendidikan, bahasa Inggris, hubungan antar masyarakat, dan pembangunan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, amerika serikat

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top