Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kunjungan Wisman China ke Bali Tak Terdampak Corona

Jumlah wisatawan China ke Bali belum terdampak meluasnya penyebaran virus Corona yang telah memicu isu kesiagaan global.
Busrah Ardans
Busrah Ardans - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  06:42 WIB
Wisatawan tiba di Bandara Ngurah Rai. - Bisnis/Busrah Ardans
Wisatawan tiba di Bandara Ngurah Rai. - Bisnis/Busrah Ardans

Bisnis.com, DENPASAR — Jumlah wisatawan China ke Bali belum terdampak meluasnya penyebaran virus Corona yang telah memicu isu kesiagaan global.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Herry A.Y. Sikado mengatakan terkait virus di Wuhan China, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) mengenai pemasangan alat pendeteksi penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

"Sejauh ini belum ada impact-nya, belum ada. Biasanya menjelang hari raya Imlek kunjungan wisman Tiongkok ramai, termasuk domestik juga ramai. Permintaan penerbangan belum ada. Masih normal," kata Herry usai meresmikan layanan GrabCar Airport, Kamis (23/1/2020).

Dia menjelaskan, dari pemasangan alat deteksi sejak tanggal 6 Januari, sampai dengan saat ini belum ada laporan.

"Sudah dipasang alat di dalam jadi untuk mendeteksi penumpang. Harus kita antisipasi. Tapi jangan sampai Isu-isu itu berpengaruh kepada wisatawan yang lain," harapnya.

Bentuk kewaspadaan lainnya yakni dengan mengimbau kepada petugas-petugas di dalam terminal Internasional.

Disinggung mengenai adanya penurunan wisatawan China, ia menekankan sejauh ini masih normal. Charter flight dari China juga masih masuk ke Bali.

Kepala Bidang Upaya Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar Putu Alit Sudarma mengatakan, bahwa pihaknya tentu merespons cepat kejadian penyakit pneumonia dengan meningkatkan pengawasan terhadap penumpang asal China.

Thermal scanner di bandara internasional lanjut dia sudah terpasang sejak 4 Januari lalu dalam rangka peningkatan pengawasan terhadap deteksi pneumonia.

"Sudah terpasang mulai 4 Januari dan pengaktifannya itu disesuaikan dengan epitemologi dunia dan belum tahu sampai kapan," kata Alit kepada Bisnis Indonesia via WhatsApp, Kamis (23/1/2020).

Hingga kini, tegas dia, belum ada penumpang yang ditemukan suspect virus tersebut.

Kadis Pariwisata Bali Putu Astawa mengenai adanya penyakit itu timnya tidak melakukan pembatasan terhadap wisman China ke Bali.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali virus corona
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top