Kawasan Rinjani Kembali Kebakaran, Padang Rumput di Sembalun Dilalap Api

Kepalai Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, yang dihubungi di Mataram, Kamis malam, menyebutkan padang rumput yang terbakar berada di daerah Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  20:57 WIB
Kawasan Rinjani Kembali Kebakaran, Padang Rumput di Sembalun Dilalap Api
Ilustrasi-Gunung Rinjani - Indonesia Travel

Bisnis.com, MATARAM - Kebakaran kembali dilaporkan terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kebakaran di padang rumput di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani itu dilaporkan kembali terjadi pada Kamis (1/8/2019), sekitar pukul 13.00 WITA.

Kepalai Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, yang dihubungi di Mataram, Kamis malam, menyebutkan padang rumput yang terbakar berada di daerah Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

"Kami belum tahu pasti penyebabnya. Mungkin karena faktor alam, sekarang musim kemarau panjang yang menyebabkan rumput mengering sehingga potensial terbakar," kata Sudiyono.

Informasi yang diterima, kata dia, rumput kering yang terbakar dekat dengan jalur pendakian di Sajang. Namun tidak berefek terhadap aktivitas pendakian karena api sudah padam sekitar pukul 16.00 WITA.

Upaya pemadaman api dilakukan oleh tim gabungan yang berasal dari petugas BTNGR, unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat.

Karena lokasi kebakaran berada di dalam kawasan, petugas lebih banyak menggunakan cara manual untuk memadamkan api. Kebakaran tersebut juga tergolong kebakaran permukaan. Artinya hanya rumput kering yang mudah terbakar tapi mudah padam," ucap Sudiyono.

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, petugas BTNGR terus melakukan patroli setiap hari. Selain itu, melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, terutama daerah padang rumput yang sudah mengering.

"Kami sudah lakukan langkah antisipasi. Tapi faktor alam susah juga dikendalikan. Apalagi dengan bahan bakar [rumput kering] yang tersedia akan lebih rawan lagi," kata Sudiyono.

Sebelumnya, terjadi kebakaran padang rumput seluas 141,6 hektare di hutan bukit Kondo (bagian dari TNGR) pada Minggu (23/6) pukul 17.00 WITA hingga Senin (24/6).

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Minggu (7/7). Seluas 115 hektare padang rumput di Propok Sembalun, hangus terbakar. Api juga melalap bunga edelweis yang sudah mengering dan pohon cemara.

Kebakaran juga terjadi di dalam kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Rinjani Timur, Kabupaten Lombok Timur, pada Selasa (30/7), pukul 19.26 Wita hingga Rabu (31/7). Sekitar 88 hektare padang rumput yang sudah kering dilalap api.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam beberapa kali peristiwa kebakaran tersebut. Aktivitas pendakian juga tetap berjalan normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gunung rinjani

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top