Bali Berharap Wisatawan Berkelas dari Turki

Penerbangan langsung Turkish Airlines diharapkan mampu mendatangkan wisatawan berkualitas dari Turki dan negara di sekitarnya ke Pulau Bali.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  18:16 WIB
Bali Berharap Wisatawan Berkelas dari Turki
Pramugari Turkish Airlines - Bisnis/Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, MANGUPURA—Penerbangan langsung Turkish Airlines diharapkan mampu mendatangkan wisatawan berkualitas dari Turki dan negara di sekitarnya ke Pulau Bali.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya mengatakan wisatawan dari Turki ke Indonesia masih minim, tetapi tercatat lama tinggal (length of stay) lebih panjang dan daya beli yang lebih tinggi.

“Penerbangan ini diharapkan membawa wisatawan berkelas untuk meningkatkan devisa negara,” katanya seusai konferensi pers peberbangan perdana Turkish Airlines, Kamis (18/7/2019).

Menurut Nia target kunjungan 2 juta wisatawan dari Eropa ke Indonesia tahun lalu tercapai 2,1 juta orang, sedangkan tahun ini ditargetkan 2,5 juta wisman.

Kata dia 75% wisman ke Indonesia datang melalui udara dan 40% di antaranya melalui Bandara Ngurah Rai. Penerbangan langsung dari Turki ke Bali ini diharapkan kian menambah angka kunjungan wisman tersebut.

Apalagi, tambah Nia, Turki yang dikunjungi sekitar 40 juta wisatawan setiap tahun sangat potensial untuk digarap dan melakukan promosi di sana.

Bandara Istanbul juga tercatat sebagai hub atau penghubung penerbangan dari 125 negara semakin memberikan peluang besar dan memeprluas koneksitas bagi destinasi di Indonesia, khususnya Bali.

Konsul Jenderal RI di Istanbul Herry Sudradjat mengatakan pendapatan per kapita Turki mencapai US$10 ribu dan setiap tahun sekitar 10 juta penduduk melakukan lawatan ke luar negeri.

Dia menyebut saat ini baru sekitar 17.000 wisatawan asal Turki ke Indonesia dan sebaliknya setiap tahun tercatat 120.000 wisatawan Indonesia ke Turki.

Herry mengatakan penerbangan langsung sangat potensial untuk meningkatkan angka kunjungan tersebut, termasuk dari negara sekitar seperti Bulgaria, Rusia, Asia Tengah, dan Eropa timur.

Senior Vice President Sales Region II Turkish Airlines Kerem Sarp mengatakan akan terus berupaya mengembangkan penerbangan langsung ke berbagai penjuru dunia.

“Penerbangan langsung ke Bali yang merupakan destinasi kedua di Indonesia juga dalam rangka memperkuat upaya menjangkau seluruh sudut di dunia," katanya.

Penerbangan rute Istanbul–Denpasar akan dilayani sebanyak tiga kali dalam satu minggu, yakni setiap Rabu, Jumat, dan Minggu dengan pesawat Boeing 787 Dreamliners.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
turkish airlines

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top