Hadapi Penimbun Sembako, Ini Gerakan Serentak Jelang Galungan

Pemkab Badung, Pemkot Denpasar, dan Pemkab Gianyar serentak menggelar pasar murah untuk menyediakan kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Galungan sekaligus untuk mengantisipasi aksi para penimbun sembako.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  19:57 WIB
Hadapi Penimbun Sembako, Ini Gerakan Serentak Jelang Galungan
Pasar murah kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Galungan - Bisnis/Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, DENPASAR—Pemkab Badung, Pemkot Denpasar, dan Pemkab Gianyar serentak menggelar pasar murah untuk menyediakan kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Galungan sekaligus untuk mengantisipasi aksi para penimbun sembako.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung I Ketut Karpiana mengatakan menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pengawasan agar tidak ada aksi penimbunan sembako dan tak terjadi lonjakan harga.

“Kami akan menindak tegas jika ada yang menimbun sembako. Pelaku bisa diancam sanksi berat kurungan hingga denda yang cukup besar,” katanya, Rabu (17/7/2019).

Menurut Karpiana sebagai langkah pencegahan haltersebut dan mengantisipasi kenaikan harga dilakukan pasar murah menjelang Galungannyang jatuh pada Rabu (24/7/2019).

Pasar murah digelar dengan melibatkan Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Pangan, Bulog, UKM, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan para pelaku usaha perdagangan dengan komoditi bahan pokok dan bahan penting lainnya.

Hal sama dilakukan Pemkab Gianyar melalui Tim Dewan Ketahanan Pangan setempat bersama PKK menggelar pasar murah di Pasar Umum Gianyar dan Halaman Kantor Bupati Gianyar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Gianyar Dewi Hariani mengatakan kegiatan rutin menjelang Galungan dan Kuningan itu juga untuk memfasilitasi para petani memasarkan hasil panen.

“Menjelang Galungan biasanya beberapa komoditas mengalami lonjakan harga, hal ini yang harus disikapi, di antaranya melalui pasar murah,” ujarnya.

Beberapa kebutuhan yang disediakan di antaranya buah-buahan, janur, bumbu dapur, dan berbagai jenis kue untuk hari raya. Pasar murah bekerja sama dengan Bulog menyediakan beras, minyak goreng, tepung terigu, dan bawang putih dengan harga di bawah pasaran.

Begitu juga di Denpasar, pemkot bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar pasar murah untuk menjaga stabilitas harga.

Kepala Disperindag Kota Denpasar Nyoman Sri Utari mengatakan masyarakat bisa mendapatkan harga sembako lebih murah dari harga pasar.

"Harga murah yang ditawarkan merupakan suatu bentuk CSR dan diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan harga lebih murah serta menjaga stabilitas harga agar tak terjadi inflasi menjelang hari raya," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top