Garap Sektor Pariwisata, Telkom Denpasar Kejar Pertumbuhan 30%

PT Telekomunikasi Indonesia Witel Denpasar menggarap sektor industri pariwisata untuk menggenjot pertumbuhan hingga akhir tahun mampu mencapai 30%-40%.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 14 Juli 2019  |  16:23 WIB
Garap Sektor Pariwisata, Telkom Denpasar Kejar Pertumbuhan 30%
Pejalan kaki berjalan melewati logo Telkom di Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, DENPASAR—PT Telekomunikasi Indonesia Witel Denpasar menggarap sektor industri pariwisata untuk menggenjot pertumbuhan hingga akhir tahun mampu mencapai 30%-40%.

General Manager Telkom Witel Denpasar Bayun Royong Rohadi mengatakan pelanggan dari kalangan hotel, restoran, dan usaha jasa pariwisata lainnya merupakan pelanggan premium dengan berbagai permintaan layanan prima.

“Layanan Internet Telkom cukup besar melayani sektor pariwisata,” katanya, Minggu (14/7/2019).

Menurut Bayun saat ini di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung terdapat sekitar 200.000 pelanggan yang menggunakan tiga layanan yakni telepon rumah, akses internet, dan televisi (triple play) atau ‘dual play’ yakni telepon dan akses Internet.

Telkom, lanjutnya, menggelar kabel fiber optik untuk melayani hotel atau vila di tempat yang terpencil sekalipun, termasuk pelanggan rumah tangga di kawasan baru.

Dia mengatakan siap menghadapi persaingan di layanan akses Internet yang semakin ketat dengan masuknya sejumlah provider ke Bali.

“Telkom mengandalkan infrastruktur jaringan yang telah menjangkau kawasan Badung dan Denpasar dan melayani akses Internet dengan kualitas terbaik,” katanya.

Bayun menjelaskan dengan keandalan layanan akses Internet, pelanggan premiumi industri pariwisata ini banyak yang mengajukan penambahan kecepatan layanan data.

Pada akhir pekan ini Telkom Witel Denpasar menggelar acara IndiHome Gathering Community 'Digital is Our LifeStyle'yang merupakan wujud apresiasi Telkom kepada para pelanggan terpilih serta untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan setia.

Kata dia acara gathering kali ini dikemas dengan konsep outdoor agar pelanggan dapat menikmati alam, sekaligus memperkenalkan berbagai atraksi wisata di Desa Budaya Kertalangu.

Bayun menambahkan seiring dengan berkembangnya konten digital, Telkom menghadirkan aplikasi myIndiHome dan LinkAja untuk memberikan kemudahkan kepada para pelanggan.

Dia menjelaskan dengan aplikasi myIndiHome banyak sekali keuntungan yang didapatkan, di antaranya pelanggan dapat mendaftar untuk berlangganan IndiHome, cek tagihan, lapor gangguan, melihat info harga-harga paket terkini, upgrade speed, dan menambah channel (Add-On) tanpa harus berkunjung ke Plasa Telkom.

Sedangkan LinkAja yang merupakan aplikasi teknologi finansial milik BUMN dapat memperlancar transaksi seperti beli pulsa atau data, bayar merchant, bayar atau beli di HP, belanja online serta berbagi uang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkom

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top