Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Raya Nyepi, PJU Dipadamkan Seusai Pawai Ogoh-Ogoh

Seusai pawai ogoh-ogoh pada Rabu (6/3/2019) malam sebanyak 18.187 lampu penerangan jalan umum atau LPJU di Kota Denpasar dimatikan dan dihidupkan kembali Jumat pagi setelah Hari Suci Nyepi.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 05 Maret 2019  |  17:10 WIB
Para remaja mengarak Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk dalam parade Ogoh-Ogoh 2017 menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Minggu (26/3). - Antara
Para remaja mengarak Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk dalam parade Ogoh-Ogoh 2017 menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Minggu (26/3). - Antara

Bisnis.com, DENPASAR - Seusai pawai ogoh-ogoh pada Rabu (6/3/2019) malam sebanyak 18.187 lampu penerangan jalan umum atau LPJU di Kota Denpasar dimatikan dan dihidupkan kembali Jumat pagi setelah Hari Suci Nyepi.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengatakan pemadaman dilakukan di  seluruh panel LPJU yang tersebar di Denpasar.

Pemadaman akan dimulai Rabu malam setelah rampung pawai ogoh-ogoh pada pukul 24.00 Wita dan akan dinormalisasi kembali pada pukul 16.00 Wita Jumat (8/3/2019).

"Kita melakukan pemadaman pada pukul 24.00 dini hari di 690 unit panel lampu LPJU yang ada di Denpasar dan akan dipantau petugas Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kota Denpasar dengan jumlah sebanyak 80 petugas LPJU akan melakukan pemadaman dan normalisasi,” katanya, Selasa (5/3/2019).

Saat pelaksanaan catur brata penyepian atau  menjalanan empat pantangan, seluruh umat Hindu berpantang menyalakan api (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan), tidak bersenang-senang (amati lelanguan), dan tidak bekerja (amati karya).

Pelaksanaan catur brata penyepian mulai Kamis (7/3/2019) pukul 06.00 Wita selama 24 jam hingga Jumat (8/3/2019) pukul 06.00 Wita yang secara langsung menghentikan seluruh aktivitas masyarakat, bahkan siaran radio, televisi dan internet juga dimatikan.

Kendati demikian, PLN tidak memadamkan listrik sepanjang Hari Suci Nyepi tersebut.  General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali Nyoman Suarjoni Astawa memprediksi bakal terjadi penurunan pemakaian tenaga listrik hingga 36% selama Nyepi.

Kata dia prediksi beban puncak listrik saat Nyepi sebesar 576 MW, sedangkan dalam kondisi normal beban puncak listrik mencapai 900,1 MW.

Kendati terjadi penurunan pemakaian listrik, PLN tetap menyiapkan pasokan daya dari PLTU Celukan Bawang, PLTDG Pesanggaran serta transfer kabel laut dengan total daya mampu yaitu sebesar 905 MW. 

Selain itu, demi kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan catur brata penyepian, PLN juga menyiagakan sekitar 542 petugas teknik yang tersebar di 51 titik posko siaga di seluruh wilayah Bali. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nyepi
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top