Pemprov Bali Senang Aqua Keluarkan Botol Plastik 100% Hasil Daur Ulang

Pemerintah Provinsi Bali menyambut positif langkah Danone-Aqua yang mengeluarkan inovasi botol plastik 100% hasil daur ulang. Danone-Aqua mengklaim produk ini adalah yang pertama di Indonesia.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 15 Februari 2019  |  23:51 WIB
Pemprov Bali Senang Aqua Keluarkan Botol Plastik 100% Hasil Daur Ulang
Botol Plastik 100% Hasil Daur Ulang Keluaran Aqua - Bisnis,com/Andhika

Bisnis.com, SEMINYAK - Pemerintah Provinsi Bali menyambut positif langkah Danone-Aqua yang mengeluarkan inovasi botol plastik 100% hasil daur ulang. Danone-Aqua mengklaim produk ini adalah yang pertama di Indonesia.

Keterlibatan aktif para pelaku bisnis dalam menjaga lingkungan terutama pengelolaan sampah plastik sangat penting untuk menciptakan ekonomi sirkular dan memberikan nilai tambah pada setiap rantai pasokan.

Sampah tidak hanya menggangu estetika laut tetapi juga berdampak terhadap pencemaran karena menerima ratusan ton sampah yang didominasi sampah plastik, botol minuman dan sampah manusia lainnya.

Oleh karena itu, inovasi ini juga didasari untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya Pemerintah mengurangi smapah plastik di lautan sampai 70% pada tahun 2025.

Pemprov Bali sangat berkomitmen memerangi sampah plastik, hal ini dengan dikeluarkan Pergub nomor 97 tahun 2018 tentang penimbunan sampah plastik sekali pakai yaitu kantong plastik, stereofoam, dan sedotan plastik.

"Kami Pemprov Bali sangat mengapresiasi pelaku usaha yang berkomitmen untuk melestarikan lingkungan lewat perlindungan sumber daya air dengan penanaman pohon dan berbagai upaya seperti yang dilakukan Danone-Aqua," ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Dewa Gede Surahardi di peluncuran botol 100% daur ulang di Hotel W, Seminyak, Bali, pada Jumat (15/2/2019).

Pemprov Bali berharap semua pelaku industri meniru langkah Danone-Aqua untuk berperan aktif dalam daur ulang kemasan sebagai upaya menjaga kesucian dan keharmonisan alam.

Peluncuran produk ini, merupakan bagian dari implementasi komitmen #BijakBerplastik yang diluncurkan pada pertengahan 2018. Komitmen ini fokus pada tiga pilar untuk menjawab tantangan sampah plastik di Indonesia dalam pengembangan infrastruktur, edukasi konsumen dan inovasi produk.

Direktur PT Tirta Investama (Danone-Aqua), Corine Tap, mengungkapkan botol 100% daur ulang ini hasil dari pengembangan teknologi berkelanjutan yang dimulai pada tahun 1993 hingga sekarang.

"Dengan menggunakan teknologi terkini, produk ini adalah pertama di Indonesia yang terbuat dari plastik daur ulang," ujar Corine dengan bangga.

"Sejak tahun 1993 sudah banyak yang terjadi, dan kita telah mengumpulkan 12 ribu ton botol bekas setiap tahun dari seluruh Indonesia dari enam unit bisnis dan salah satunya di Bali, bahkan kita bisa bangga kita lebih banyak menghasilkan botol daur ulang ketimbang kita menjual dan harapan kami hal ini bisa terjadi di seluruh Indonesia."

Peluncuran botol daur ulang ini merupakan wujud komitmen Danone-Aqua untuk menjaga lingkungan pada Indonesia sekaligus memotivasi produk air minum dalam kemasan merek lain untuk melakukan hal yang serupa.

Rencananya, Danona-Aqua akan menerapkan langkah ini pada seluruh produk kemasannya pada tahun 2025, "Kami juga akan mendesain ulang kemasan kami secara teratur dengan pengelolaan baru kemasan plastik dari sebuah model linier ke model melingkar, di mana botol yang dibuang menjadi sumber daya kami yang berharga. Hal ini mendorong kami untuk terus berinovasi dan meluncurkan produk 100% botol plastik daur ulang di Indonesia," terang Corin.

"Kami juga ingin mengajak semua pihak, pembeli, perusahaan dan para stakeholder untuk berkolaborasi untuk melakukan inovasi untuk membantu Indonesia."

"Danone-Aqua akan melakukan usaha lebih yang berkelanjutan untuk memulihkan lingkungan dari plastik baik di darat dan air serta melakukan kampanye edukasi daur ulang secara nasional."

Untuk sementara, Aqua 100% botol daur ulang ini hanya didistribusikan di Bali. Masyarakat bisa mendapatkan produk ini di Supermarket, hotel, cafe d an restauran terpilih mulai Februari 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aqua

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top