Bali Tuan Rumah Sketsa Seni Internasional Pertama di Indonesia

Bali menjadi tuan rumah penyelenggaran kegiatan sketsa seni internasional pertama di Indonesia bertajuk '101 travel sketch'.
Ni Putu Eka Wiratmini | 14 Februari 2019 11:30 WIB
Patung Garuda Wisnu Kencana disinari lampu laser saat diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu (22/9 - 2018). Patung yang berlokasi di Ungasan, Badung, Bali, itu memiliki tinggi 121 meter dengan lebar 64 meter.Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR – Bali menjadi tuan rumah penyelenggaran kegiatan sketsa seni internasional pertama di Indonesia bertajuk '101 travel sketch' untuk semakin mengenalkan kepulauan nusantara ke dunia.

President Director PHM Hospitality Mira Boma sebagai penggagas dan manajemen acara mengatakan acara serupa sebenarnya telah dilakukan sejak 2017 di beberapa kota di Indonesia.

Kota pertama yakni Bogor dan setiap dua atau tiga bulannya kembali digelar dengan berpindah lokasi. Yogyakarta menjadi kota kedua, kemudian Bandung, Malang hingga Jakarta.

Bali sendiri menjadi kota keenam penyelenggaran acara sketsa ini. Berbeda dengan kota lainnya, di Bali acara digelar dengan bertajuk sketsa seni internasional dan dikhususkan sebagai ajang promosi pariwisata.

“Orang itu kebanyakan kenal Bali tetapi gak kenal Indonesia,” katanya, Rabu (13/2/2019) petang di Semiyak.

101 Travel Sketch sendiri akan digelar selama tiga hari. Pada hari pertama, ada beberapa lokasi yang akan menjadi tujuan sketsa yakni Pantai Berawa, Pura Perancak, dan Desa Nelayan.

Sementara, pada hari kedua, peserta akan diajak menuju Ubud dan bergabung dengan lokakarya di Puri Ubud, Pasar Seni Ubud, Pasar Saraswati, Museum Puri Lukisan, dan Subak Juwuk Manis.

Sebagai agenda terkahir, peserta pada hari ketiga akan diajak untuk menikmati keindahan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan membuat sketsa di tempat tersebut.

Pada hari terakhir itu juga, akan digelar Fun-Auction atau lelang informal dan Sketch Exchange atau pertukaran sketsa di GWK. Dana yang digalang dalam lelang tersebut akan disumbangkan untuk tujuan kemanusian khusus.

Mira memasang target 700 peserta yang mengikuti acara ini, termasuk didalamnya wisatawan luar negeri. Jumlah ini terhitung lebih besar dari penyelenggaraan acara serupa yang digelar di lima kota sebelumnya dengan peserta hanya sekitar 200 hingga 350 sketchers saja.

Saat ini, wisatawan luar negeri yang telah mendaftar mulaui dari Singapura, Malaysia, Filipina, China, hingga Australia.

 “Event ini sangat potensial untuk mengenalkan Indonesia keluar, kita sampai dibuatkan website versi China saking antusiasnya mereka,” katanya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengharapkan gelaran ini mampu menyoroti keindahan Bali dalam bentuk lain, yakni melalui sketsa. Dia meyakini, peserta yang datang akan mendapat berbagai keuntungan tidak hanya bisa melakukan sketsa maupun sekaligus berlibur, tetapi juga ajang menunjukkan kehebatannya dalam seni.

“Saya yakin anda akan kagum dan kembali dengan pengalaman hebat dan mendapat teman-teman baru yang memungkinkan memotivasi anda lebih lanjut,” katanya.

Gelaran ini juga menghadirkan bintang sketcher internasional dan nasional seperti Paul Wang, William Sim, Achilles UhkyYhky Estremos, Ch’ng Kiah Kiean, Rudy AO, Irwan IWE, LK Bing, Shiela R Putri, dan Nadia Mahatmi. Artis muda Melly Mono dan Stan Isakh juga bergabung pada acara 101 Travel Sketch selama tiga hari pelaksanaan acara.  

Tag : bali
Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top