Bidik 6,8 Juta Kunjungan Wisman pada 2019, Ini Negara Tujuan Promosi Badung

Badung menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 6,8 juta pada 2019, lebih besar dari target tahun ini yang sebesar 6,5 juta.
Ni Putu Eka Wiratmini | 21 November 2018 16:39 WIB
Wisatawan menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Kuta, Bali, Selasa (20/3/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, DENPASAR -- Badung menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 6,8 juta pada 2019, lebih besar dari target tahun ini yang sebesar 6,5 juta.

Target 6,8 juta kunjungan mencakup 2 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Australia dan Selandia Baru, 2 juta wisman dari negara Asia Pasifik lainnya, 2,5 juta kunjungan wisman Eropa dan AS, serta sisanya dari niche market seperti Republik Ceko dan Austria. 

Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra optimistis target tersebut akan dicapai sebab telah diperhitungkan berdasarkan kalkulasi data. Adapun target kunjungan wisman sebanyak 6,8 juta didapat dari kalkulasi jumlah penerbangan rute internasional yang sebanyak 540 slot lebih dalam satu bulan. 
 
"Kami berharap target ini tidak muluk-muluk karena kami bekerja sesuai data," tuturnya, Rabu (22/11/2018).
 
Pihaknya juga sangat berharap pada pertumbuhan kunjungan wisatawan dari emerging market seperti Rusia dan India.

Saat ini, penerbangan langsung dari Rusia ke Bali sudah ada tiga kali dalam sepekan. Sementara itu, penerbangan langsung dari India ke Bali telah dilakukan hingga tujuh kali dalam sepekan.
 
"Kami optimistis, semoga mudah-mudahan tidak ada force majeure seperti bencana atau kriminal yang menyebabkan penurunan kunjungan wisata," tambah Made. 
 
Badung pun akan tetap mengunggulkan keberadaan hotel dan restoran untuk meningkatkan kunjungan wisatawan selain menghadirkan spa, desa wisata, dan sport tourism. Program wisata kuliner dan wisata belanja juga menjadi andalan lainnya.
 
Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya mengungkapkan pihaknya sudah menyusun daftar negara yang akan didatangi untuk misi penjualan dan table top.

Pada Januari 2019, rencananya Pemerintah Daerah (Pemda) Badung akan mendatangi India. Kemudian, pada Februari 2019 mendatangi Hungaria dan bulan berikutnya ke Swiss, Prancis, dan Jerman.

Selanjutnya, pada  April 2019 akan melakukan promosi ke Australia dan Selandia Baru. Adapun pada Mei 2019 dijadwalkan mendatangi Kanada.
 
Selanjutnya, pada Juni 2019 akan melakukan promosi ke Korea Selatan (Korsel) dan bulan selanjutnya ke Italia. Pada Agustus 2019, giliran Rusia yang menjadi tujuan dan disusul oleh AS pada bulan berikutnya.

Untuk Oktober 2019, Pemda Badung diagendakan mengunjungi Jepang sebelum mendatangi Belanda dan Inggris pada November 2019. 

Negara-negara tujuan promosi ini diklaim telah dipilih berdasarkan kajian sebelumnya.
 
"Promosi ini kami lakukan secara efisien, terarah, dan terukur. Kami berharap ini akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan dan juga lama kunjungan serta belanja wisatawan," tambahnya.

Tag : pariwisata, badung
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top