Blue Bear Skatepark Ubud Kembangkan "Sport Tourism" dan Edukasi Lingkungan  

Blue Bear Skatepark Desa Sayan, Ubud membidik wisatawan dengan minat khusus pada olah raga skateboard sekaligus mengembangkan sport tourism dan edukasi lingkungan.
Ema Sukarelawanto | 07 Oktober 2018 09:56 WIB
Suasana Blue Bear Skatepark di Desa Sayan, Ubud, Bali. - Bisnis/Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, GIANYAR -- Blue Bear Skatepark Desa Sayan, Ubud membidik wisatawan dengan minat khusus pada olah raga skateboard sekaligus mengembangkan sport tourism dan edukasi lingkungan.
 
Direktur PT Beruang Biru Bali Komang Priatna Suardi mengatakan pihaknya memperkenalkan wahana skateboard  dua bulan lalu dan kini dikunjungi 50 pemain per hari, 50% di antaranya warga asing.
 
“Kami menawarkan tempat bermain dan menggelar kompetisi rutin untuk menjaring bibit pemain lokal untuk diorbitkan secara nasional maupun internasional,” tuturnya, Sabtu (6/10/2018).
 
Menurut Priatna, sebagian besar warga asing yang bermain adalah anak-anak dari para ekspatriat. Ke depan, Blue Bear akan menjaring lebih banyak wisatawan asing lewat kerja sama dengan biro perjalanan maupun promosi melalui digital marketing.
 
Uniknya, fasilitas lintasan skate yang dipadukan dengan restoran masakan Italia dan Nusantara ini juga menawarkan edukasi lingkungan, terutama soal menjaga kebersihan dan mengurangi penggunaan plastik.
 
Seorang skateboarder bisa bermain selama dua jam pada jam buka mulai pukul 09.00 WITA-21.00 WITA hanya dengan membawa 10 item sampah plastik atau membayar Rp30.000. Plastik yang terkumpul akan diserahkan kepada Yayasan Sayan Hidup yang dikelola warga sekitar untuk didaur ulang.
 
“Plastik lebih diprioritaskan karena sampah ini  berbahaya, bisa menyebabkan global warming, banjir dan merusak ekosistem. Plastik yang berserakan juga merusak citra pariwisata,” ujarnya.
 
Priatna menerangkan seorang skateboarder harus memiliki kepekaan terhadap lingkungan dan peduli kebersihan serta kelestarian alam.
 
Manajer Blue Bear Skatepark Rifadli Frayudha mengungkapkan fasilitas ini sangat memudahkan para skateboarder dari Gianyar maupun para siswa sekolah internasional di sekitar kawasan tersbut.
 
“Kini mereka tak perlu bermain jauh ke Denpasar atau Badung, kecuali kalau ada kompetisi,” tuturnya.
 
Selain memiliki lintasan skateboard di luar ruang, Blue Bear bekerja sama dengan pemerintah desa setempat membangun fasilitas sejenis yang bisa dibongkar pasang di dalam balai banjar yang bisa digunakan saat hujan.
 
Tempat ini juga menggelar program skateschool yang membidik anak-anak di bawah umur untuk bermain skateboard dengan baik dan benar.

Tag : pariwisata bali
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top