Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisman ke Lombok Lewat Jalur Udara Mulai Berangsur Normal

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan saat ini kunjungan wisatawan mancanegara ke Lombok lewat jalur udara mulai menyentuh angka 90% dari kondisi normal walaupun belum dapat dikatakan pariwisata daerah ini telah pulih.
Ni Putu Wiratmini Eka
Ni Putu Wiratmini Eka - Bisnis.com 24 Agustus 2018  |  09:39 WIB
Bandara Lombok - lombok/airport.co.id
Bandara Lombok - lombok/airport.co.id

Bisnis.com, DENPASAR -- Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan  saat ini kunjungan wisatawan mancanegara ke Lombok lewat jalur udara mulai menyentuh angka 90% dari kondisi normal walaupun belum dapat dikatakan pariwisata daerah ini telah pulih. 

Menurutnya, wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Lombok melalui jalur udara ada sebanyak 5.000 kunjungan per hari. Hampir 3 minggu setelah gempa, jumlah wisman yang datang melalui jalur udara sudah sebanyak 4.500 kunjungan per hari atau 90% dari kondisi normal.

Dia menekankan, kondisi ini belum terhitung pulih lantaran data kunjungan wisman yang datang ke Lombok melalui jalur darat dan laut belum terhitung. 

"Jadi sudah 90%, tapi tidak juga terhitung recovery karena yang datang banyak itu lewat Fery dan kita belum bisa hitung jumlahnya," katanya, Kamis (23/8/2018).

Kata dia, lantaran kondisi ini pihaknya optimistis penyelenggaraan gelaran IMF-WB 2018 pada Oktober nanti akan berlangsung normal. Lombok pun tetap menjadi destinasi yang ditawarkan kepada delegasi.

Arief Yahya memastikan kondisi Lombok juga tidak berpengaruh signifikan pada gelaran IMF-WB 2018 lantaran wilayah ini hanya menawarkan 5 destinasi untuk para delegasi. Sementara, delegasi IMF-WB 2018 masih ditawarkan lokasi wisata lainnya seperti Bali dengan 33 paket destinasi ataupun Labuan Bajo dengan 7 paket destinasi. 

"Kalau IMF pada Oktober nanti tidak ada masalah karena ada 60 paket wisata, 33 diantaranya ada di Bali, Lombok sekitar 4 sampai 5, dan Labuan Bajo ada 7, jadi tidak banyak berpengaruh," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa lombok
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top