Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bali Berharap Jalan Pintas Denpasar-Buleleng Segera Terealisasi

Sebenarnya sudah akan dibangun tahun ini tetapi karena ada perubahan desain maka diundur.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 25 April 2018  |  16:54 WIB
Kawasan Buleleng di Bali. - wikipedia
Kawasan Buleleng di Bali. - wikipedia

Bisnis.com, DENPASAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bali saat ini mendorong pengerjaan proyek shortcut Denpasar-Buleleng dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Bali Utara selain menggenjot sejumlah proyek di Bali Selatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bali I NYoman Astawa Riadi mengatakan saat ini proyek pengerjaan shortcut di Denpasar-Buleleng sedang memasuki tahap pembebasan lahan. Sementara, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional juga sedang melakukan kajian Detail Engineering Design (DED).

“Secara teknis design-nya masih ada beberapa perubahan,” katanya kepada Bisnis, Rabu (25/4/2018).

Kata dia, sebenarnya jalan dari Denpasar-Singaraja dalam kondisi baik hanya saja karena jalan terbangun sejak dulu maka luasnya sangat sempit, serta banyak tanjakan dan tikungan.

Diharapkan dengan pembangunan schortcut ini, maka jarak tempuh Denpasar-Singaraja yang sampai2,5 jam bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam.

“Nah schortcut ini akan meminimalkan tikungan, dan sebenarnya sudah akan dibangun tahun ini tetapi karena ada perubahan desain maka diundur,dan sekarang sedang dilakukan proses lelang, dengan total panjangnya 2 km,” katanya.

Kata dia, SPAM di Buleleng juga menjadi prioritas pada tahun ini sebab kebutuhan air di sana yang belum terpenuhi. Adapun, Bendungan Titab akan dimanfaatkan sebagai sumber SPAM tersebut.

“Tahun ini akan segera dibangun,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan bali
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top