Pelabuhan Benoa Tingkatkan Lama Tinggal Wisatawan Kapal Pesiar

Oleh: Ema Sukarelawanto 11 Juli 2018 | 14:43 WIB
Wisatawan berada di atas kapal di perairan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (18/9)./ANTARA-Nyoman Budhiana

Bisnis.com, DENPASAR — Pelabuhan Benoa berupaya meningkatkan lama tinggal wisatawan kapal pesiar dengan melakukan pembenahan dan penambahan fasilitas.

General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang Benoa I Wayan Eka Saputra mengatakan hingga pertengahan Juli 2018 telah merapat 39 kapal pesiar dengan 39.277 penumpang di Pelabuhan Benoa, Bali.

"Kami optimistis target mendatangkan 80 cruise ke Pelabuhan Benoa tahun ini bisa tercapai,” ujarnya, Rabu (11/7/2018).

Menurut Saputra, sebagian besar kapal pesiar yang berlabuh berbendera Bahama, Malta, dan United Kingdom dengan lama sandar 24 jam. Penumpang kapal pesiar memanfaatkan waktu tersebut untuk mengunjungi sejumlah destinsi seperti Kuta, Nusa Dua, dan Ubud.

Kecenderungan kunjungan kapal pesiar yang selalu naik setiap tahun merupakan sinyal positif untuk pertumbuhan wisatawan berkualitas. Pelindo III meyakini hal ini memberikan peluang kepada pelaku wisata mulai dari akomodasi, kuliner, produsen cenderamata, transportasi, dan atraksi wisata.

Saputra menyebut pengeluaran wisatawan kapal pesiar cukup tinggi, tetapi lama tinggal (length of stay) cenderung singkat.

“Rata-rata sehari, pagi datang malam berangkat. Inilah yang ingin kami garap agar mereka betah berlama-lama mampir di Benoa,” tuturnya.

Fasilitas pelabuhan pun terus dibenahi agar kapal pesiar leluasa keluar masuk Benoa dan penumpang merasa nyaman. Saat ini, sedang dilakukan perluasan terminal penumpang internasional.

Selain itu, direncanakan ada pengerukan alur untuk memperdalam kolam tempat bagi kapal pesiar berlabuh.

Saat ini, panjang kapal pesiar yang bisa bersandar maksimal 260 meter. Pihak Pelindo III berupaya memperpanjang dermaga hingga 360 meter dan pendalaman draf dari 9 meter menjadi 12 meter.

Dengan demikian, diharapkan kapal pesiar ukuran besar bisa merapat dan menambah jumlah kunjungan serta memperpanjang lama tinggal.

“Kami juga akan menyiapkan gedung konvensi dan berbagai atraksi wisata untuk menmbah daya tarik Pelabuhan Benoa,” tambah Saputra.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali mencapai 528.512 kunjungan pada Mei 2018, di antaranya melalui bandara sebanyak 526.281 kunjungan dan melalui pelabuhan laut 2.231 kunjungan.

Jumlah tersebut naik 2,27% dibandingkan dengan catatan April 2018. Jika dibandingkan dengan Mei 2017, jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan 8%.

Dari sisi asal negara, wisman terbanyak yang datang ke Bali pada Mei 2018 datang dari Tiongkok dengan porsi 23,32%, Australia sebesar 19,27%, India sebanyak 8,18%, Inggris sekitar 4,6%, dan AS sebanyak 4,13%.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer