Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sumur Warga Tercemar Bensin, Operasi SPBU di Lombok Barat Dihentikan

Pertamina angkat suara soal dugaan tercemarnya puluhan sumur warga yang berada di sekitar SPBU 5483308 Kelurahan Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok Barat.
Cara mencegah agar sumur tidak kering./paramountwellservice
Cara mencegah agar sumur tidak kering./paramountwellservice

Bisnis.com, DENPASAR - Pertamina angkat suara soal dugaan tercemarnya puluhan sumur warga yang berada di sekitar SPBU 5483308 Kelurahan Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok Barat

Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan Pertamina sudah menindaklanjuti aduan warga tersebut dengan melakukan pengambilan sampel air sumur yang menurut warga tercemar BBM dari SPBU. Pertamina akan melakukan uji laboratorium terhadap sampel tersebut untuk memastikan kandungan air sumur. 

Sebagai antisipasi dini, Pertamina memutuskan untuk menyetop sementara operasi SPBU tersebut hingga keluar hasil uji lab. "Sambil menunggu hasil lab Dinas Lingkungan Hidup, kami melakukan pemberhentian operasional sementara SPBU untuk proses pengecekan lebih lanjut," ujar Ahad dari keterangan resminya, Kamis (5/10/2023). 

Bagi masyarakat yang membutuhkan BBM, pelayanan ke konsumen sementara dialihkan ke SPBU terdekat yang berjarak 3 km yaitu SPBU 5483322 yang berada di jalan Kediri, Kelurahan Merembu, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. 

Selain itu, Pertamina memberikan bantuan kepada warga terdampak berupa 8.000 liter air bersih yang disalurkan di 10 tandon yang tersebar di 10 titik. Penyaluran air bersih ini akan diberikan kepada warga terdampak sementara menunggu hasil pengecekan sampel air dari Lab Dinas Lingkungan Hidup.

Sebelumnya banyak warga di Montong Are mengeluh karena air sumur mereka diduga sudah tercemar BBM yang berasal dari SPBU Montong Are. Warga mengeluh air sumur mereka berwarna dan berbau seperti bau BBM. Dampaknya warga tidak bisa menggunakan air sumur mereka untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, memasak, mencuci dan keperluan lainnya. Kerugian lainnya warga tidak bisa lagi menggunakan air sumur untuk menyiram tanaman mereka.

Kondisi ini terjadi sudah empat bulan, mediasi pernah dilakukan antara pihak warga dengan SPBU, namun tidak menemukan kata sepakat, hingga akhirnya Pertamina turun tangan mengatasi masalah tersebut. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper