Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasabah BNI Xpora Ini Ekspor Interior Hingga Berbagai Negara

Ekspor produk handmade yang diproduksi oleh pelaku Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) Bali semakin diminati oleh pasar global
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 03 November 2022  |  22:10 WIB
Nasabah BNI Xpora Ini Ekspor Interior Hingga Berbagai Negara
Owner Canggu & Co Erni Rahayu, salah satu UMKM BNI Xpora di Bali yang berhasil ekspor hingga berbagai negara. bisnis - harian noris
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR – Ekspor produk handmade yang diproduksi oleh pelaku Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) Bali semakin diminati oleh pasar global terlihat dari permintaan yang terus berdatangan.

Produk handmade untuk interior atau dekorasi ruangan rumah, hotel villa, dari Bali mampu menembus pasar Australia, Eropa, Amerika Serikat hingga negara Timur Tengah seperti Saudi Arabia. Owner dari Canggu & Co yang Erni Rahayu, yang konsisten mengekspor kebutuhan interior sejak 14 tahun lalu menjelaskan produk handmade dari Bali seperti patung, pillo, basket handmade, glass cabinet diminati oleh berbagai negara karena seratus persen hasil kerajinan tangan. Kemudian bahan baku yang digunakan murni dari bahan alami sehingga lebih ramah lingkungan.

“Buyer kami suka dengan proses yang alami tidak ada campur tangan mesin, murni dikerjakan oleh tangan terampil Bali, itu yang disukai oleh buyer kami dari berbagai negara, mereka suka nilai yang terkandung dalam produk tersebut,” jelas Ayu kepada Bisnis, Kamis (3/11/2022).

Saat ini negara tujuan ekspor untuk bahan dekorasi atau interior terbesar ke Eropa seperti United Kingdom, kemudian Amerika Serikat, Singapura, Jeddah Saudi Arabia. Untuk pasar Asean, Singapura menjadi pasar yang permintaannya paling besar dengan permintaan reguler sejumlah satu kontainer. Kemudian permintaan dari Jeddah bisa satu hingga dua Kontainer. Dalam satu container, nilai ekspor produk yang dikirim Canggu & Co mencapai Rp400 juta. 

Ayu menjelaskan masih banyak negara yang berpotensi menjadi pasar baru untuk produk Bali. “Potensi pasar masih besar, misalnya di Amerika Serikat selama ini kami masuk di Texas, tapi negara bagian lain masih banyak yang potensi, begitu juga di Timur Tengah, selain Jeddah banyak kota lain lagi yang kami target,” kata dia.

Canggu & Co sudah memulai ekspor sejak 14 tahun lalu, sebelum pandemi, 70 persen ekspor untuk kebutuhan dekorasi ruangan ke Australia. Menurut Ayu kunci bertahan menjadi eksportir dengan memanfaatkan promosi secara online, melalui website, Ayu menjelaskan sebelum banyak UMKM menggunakan website, Canggu & Co sudah menggunakan website untuk menggaet buyer dari luar negeri.

Selain itu, Canggu & Co konsisten menjaga kualitas produk melalui tim quality control. Produk yang hendak dikirim akan diperiksa satu per satu untuk memastikan kualitas sudah sesuai dengan permintaan buyer.

Ayu juga menjelaskan kemitraannya dengan BNI (BBNI) dalam kelompok Xpora banyak membantu menemukan jaringan baru termasuk produk handmade baru yang berpotensi untuk diekspor.

“Manfaat bergabung dengan BNI Xpora banyak sekali, setiap pameran kami dilibatkan, kemudian dalam komunitas Xpora kami banyak partner baru dengan UMKM lain, kami banyak bertukar produk. Jadi memang program BNI bagus sekali membantu UMKM untuk bisa ekspor,” ungkap Ayu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Desain Interior
Editor : Feri Kristianto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top