Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

448 Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang di Lombok

Rumah yang rusak paling parah berada di Batu Layar Utara, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  12:50 WIB
Sejumlah anggota Polisi, TNI, Basarnas dan warga melakukan pencarian korban banjir di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB, Selasa (7/12/2021). Selain menimbulkan korban jiwa, banjir bandang di Batulayar juga mengakibat sejumlah rumah warga rusak berat, jembatan ambruk dan bangunan sekolah rusak ringan. - Antara/Ahmad Subaidi.
Sejumlah anggota Polisi, TNI, Basarnas dan warga melakukan pencarian korban banjir di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB, Selasa (7/12/2021). Selain menimbulkan korban jiwa, banjir bandang di Batulayar juga mengakibat sejumlah rumah warga rusak berat, jembatan ambruk dan bangunan sekolah rusak ringan. - Antara/Ahmad Subaidi.

Bisnis.com, MATARAM - Data sementara Pemprov Nusa Tenggara Barat menyebutkan 448 rumah rusak akibat banjir bandang yang terjadi di Lombok Barat.

Rumah yang rusak paling parah berada di Batu Layar Utara, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat akibat banjir bandang yang terjadi dari atas bukit yang tidak jauh dari pemukiman warga. Di tempat ini juga lima orang dilaporkan meninggal dunia.

Warga desa Batu Layar Utara berharap rumah mereka segera dibangun kembali oleh pemerintah. Salah satu warga Sabariatun menjelaskan rumah dan sepeda motornya hanyut dibawa banjir bandang. "Rumah saya rusak parah dan sepeda motor saya hanyut, saya berharap rumah segera diperbaiki," jelas Sabariatun pada Rabu (8/12/2021).

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menjelaskan pemerintah akan mengoptimalkan bantuan yang dibutuhkan korban. "Saat ini sarana prasarana yang rusak dan rumah penduduk yang rusak masih dalam proses pendataan, kami saat ini fokus ke bantuan yang mendesak seperti makanan siap saji, popok, karpet, dan masker," jelas Rohmi.

Rohmi juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan di masa depan seperti mencegah pembalakan liar di hutan yang menjadi resapan air. "Kami di Pemprov sudah menegaskan melarang pembalakan liar, jadi kami harap warga semakin sadar untuk menjaga lingkungan," ujar Rohmi.

Berbeda dengan di Lombok, banjir di Bima dari laporan BPBD NTB tidak ada rumah yamg rusak parah, tetapi dua jembatan di laporkan putus yang menjadi akses ke daerah lain.

Dalam perkembangan berbeda, listrik di lokasi bencana banjir di Nusa Tenggara Barat telah pulih 100 persen setelah sebelumnya sempat dipadamkan oleh PLN saat banjir besar terjadi dua hari lalu.

Keputusan PLN memadamkan listrik di lokaai banjir di Lombok dan Bima untuk menjaga keamanan warga. Lokasi banjir yang sempat terjadi pemadaman listrik yakni Batu Layar, Gunung Sari, hingga Rasana'e Barat, Asakota di kabupaten Bima.

General Manager PLN UIW NTB Lasiran menjelaskan 244 gardu distribusi listrik ke 40.783 pelanggan yang sempat mati kini normal kembali.

"Pasokan listrik saat ini sudah normal kembali ke lokasi bencana yang sempat mati, kami mohon maaf apabila waktu penormalan cukup lama karena harus melihat kondisi di lapangan, jika genangan air dan longsor masih terjadi itu belum dapat kami nyalakan listriknya," jelas Lasiran melalui keterangan tertulis pada Rabu (8/12/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir lombok ntb mataram
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top