Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Polisi Amankan 4 Copet di Ajang WSBK, Pelaku Ternyata Satu Keluarga asal Jakarta

Sebanyak empat orang terduga copet diamankan polisi saat ajang WSBK di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 November 2021  |  14:40 WIB
Polisi Amankan 4 Copet di Ajang WSBK, Pelaku Ternyata Satu Keluarga asal Jakarta
Ilustrasi pencopet - Antara

Bisnis.com, MATARAM - Polisi mengamankan empat orang terduga anggota sindikat copet saat ajang World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Pelaku yang diamankan itu merupakan warga Jakarta berinisial DC (45), LA (41), DA (24) dan AW (34).

Dari keempat pelaku tersebut tiga di antaranya diketahui masih satu keluarga, yaitu DC (suami), LA (istri) dan DA (anak).

"Untuk AW, perempuan ini merupakan tetangga mereka di Jakarta," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Selasa (23/11/2021).

Artanto mengatakan, aksi pencopetan yang dilakukan keempat pelaku tersebut berhasil terungkap berkat kerjasama pengamanan tim Polri dengan masyarakat.

"Dari giat pengamanan WSBK kemarin, empat pelaku yang terdiri dari satu pria dan tiga wanita ini tertangkap melakukan pencurian handphone milik penonton di tribun teket hijau tosca," jelasnya.

Dalam penangkapan itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa empat unit telepon genggam, yakni merek iPhone dan tiga lainnya bermerek Samsung.

"Mereka mendapatkan barang dalam aksi di hari Minggu," jelasnya.

Peran pelaku

Dari pemeriksaan yang dilakukan, kata Artanto, para pelaku mengakui perbuatannya.

Dalam menjalankan aksinya, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda. Untuk LA, berperan sebagai pemetik. Dia mengambil ponsel korban dari dalam tas.

Kemudian anak perempuannya, DA berperan sebagai pengalih perhatian korban. Selanjutnya, AW berperan menerima barang dari hasil eksekusi LA.

"Setelah mendapatkan barang, LA menyerahkan ke DC. Peran dari si bapak membongkar handphone korban, membuang kartu dan membuka kode pengaman," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

copet

Sumber : Antara

Editor : Setyo Puji Santoso

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top