Nusa Lembongan Operasikan Mesin Desalinasi Tenaga Surya

Mesin desalinasi tenaga surya tersebut diserahkan oleh Kapal Angkatan Laut Australia HMAS Canberra ke Yayasan Pendidikan Wisata Darma Bali (SMA Wisata Darma). Inisiatif ini dipimpin oleh LSM Australia, Surfrider Foundation Australia, dengan dana dan dukungan dari Pemerintah Australia.
Kapal Angkatan Laut Australia HMAS Canberra membawa mesin desalinasi tenaga surya ke Nusa Lembongan./Istimewa
Kapal Angkatan Laut Australia HMAS Canberra membawa mesin desalinasi tenaga surya ke Nusa Lembongan./Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR – Nusa Lembongan mengoperasikan mesin pembuat tawar air laut atau desalinasi dengan tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat setempat.

Mesin desalinasi tenaga surya tersebut diserahkan oleh Kapal Angkatan Laut Australia HMAS Canberra ke Yayasan Pendidikan Wisata Darma Bali (SMA Wisata Darma). Inisiatif ini dipimpin oleh LSM Australia, Surfrider Foundation Australia, dengan dana dan dukungan dari Pemerintah Australia.

President Surfrider Foundation Australia – Perth Chapter Tom Wheeler mengatakan bahwa ide pemberian mesin desalinasi bertenaga surya tersebut muncul pada 2018.

Saat itu, Surfrider Foundation dan Bottle for Botol mengunjungi SMA Wisata Darma, sekaligus mempelajari akses air dan masalah sampah plastik di Pulau Nusa Lembongan.

Dengan adanya program Australian Friendship Grant dari Pemerintah Australia, LSM tersebut dapat membeli mesin desalinasi dari perusahaan teknologi air Australia, Moerk Water. Pembelian mesin dikhususkan untuk sekolah tersebut.

Perlu diketahui, Moerk Water merupakan perusahaan yang mengkhususkan diri dalam sistem pengolahan bertenaga surya berkualitas tinggi dan andal untuk masyarakat pedesaan terpencil.

Perusahaan tersebut juga melatih anggota masyarakat setempat tentang cara menggunakan mesin desalinasi mereka sendiri.

Setelah dipasang, mesin ini akan menghasilkan 150 liter air minum bersih per jam untuk 500 orang setiap hari.

“Mesin ini akan mengurangi ketergantungan pulau ini pada plastik sekali pakai, dan dimiliki serta dioperasikan oleh anggota masyarakat setempat yang sebagian besar adalah perempuan,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Senin (30/8/2021).

Menurutnya, pandemi Covid-19 sempat menunda pengiriman mesin ini dari Australia Barat. Namun, peluang untuk mengirimkannya muncul melalui kerja sama erat Indonesia dan Australia dalam bidang pertahanan dan kesiapsiagaan bencana.

Sebagai bagian dari Latihan Bantuan Kemanusiaan dan Bantuan Bencana yang terkait dengan Indo-Pacific Endeavour (IPE21), HMAS Canberra membawa mesin desalinasi dan mengirimkannya ke pulau menggunakan aset udara dari HMAS Anzac.

Kegiatan ini dikoordinasikan melalui Staf Bagian Pertahanan Jakarta dengan bantuan otoritas Indonesia termasuk TNI.

“Salah satu prioritas kami adalah mendukung cara-cara inovatif untuk melindungi sumber daya alam dan mendukung pariwisata berkelanjutan di Bali. Ini adalah contoh persahabatan kuat antara komunitas Australia dan Bali yang bersatu dalam semangat bersama kita untuk laut dan lingkungan,” katanya.

Konsulat Jenderal Australia Bali Anthea Griffin mengatakan bahwa dirinya terinspirasi dengan minat masyarakat pada solusi untuk memenuhi kebutuhan air sekaligus upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Upaya masyarakat tersebut juga akan membantu mengurangi intrusi kadar garam yang saat ini dihadapi pulau-pulau kecil, seperti Nusa Lembongan.

“Sungguh pengalaman yang luar biasa bisa mengenal masyarakat Nusa Lembongan dan mendiskusikan teknologi air Australia sebagai solusi masalah air dan plastik di pulau ini. Intrusi kadar garam semakin banyak dihadapi oleh pulau-pulau kecil, seperti Nusa Lembongan karena konsumsi akuifer yang berlebihan dan perubahan iklim,” sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Lili Sunardi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper