Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6.925 Orang Melakukan Rapid Test di Pos Penyekatan Arus Balik Bali

Adapun dari 6.925 orang yang melaksanakan rapid test antigen, 9 orang dinyatakan positif dan langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut dari Satgas.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 26 Mei 2021  |  14:42 WIB
Petugas Satpol PP Badung mendata warga yang terjaring sidak kependudukan di kawasan Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (25/5/2021). Sidak tersebut dilakukan untuk menertibkan administrasi kependudukan penduduk non permanen setelah masa libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah serta untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Bali. - Antara/Fikri Yusuf.
Petugas Satpol PP Badung mendata warga yang terjaring sidak kependudukan di kawasan Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (25/5/2021). Sidak tersebut dilakukan untuk menertibkan administrasi kependudukan penduduk non permanen setelah masa libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah serta untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Bali. - Antara/Fikri Yusuf.

Bisnis.com, DENPASAR - Sebanyak 6.925 orang pemudik yang kembali ke Bali pada periode 18 - 26 Mei 2021 melakukan rapid test antigen untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol Indra mengatakan rapid test antigen dilakukan secara acak untuk mengantisipasi serta memastikan masyarakat yang masuk Pulau Dewata dalam kondisi sehat dan bebas Covid-19.

"Hal ini kami lakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Bali pasca Lebaran dari pemudik yang kembali ke Bali," kata dia kepada Bisnis, Rabu, (16/5/2021).

Adapun dari 6.925 orang yang melaksanakan rapid test antigen, 9 orang dinyatakan positif dan langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut dari Satgas. Pada hari yang sama, petugas juga telah membagikan masker gratis sebanyak 8.645 bagi pemudik.

Sementara itu, syarat yang harus dilengkapi untuk masuk ke Bali yakni diwajibkan membawa Surat. Keterangan (Suket) Bebas Covid-19. Jika ditemukan masyarakat yang tidak membawa Suket, maka tidak akan dilayani dalam pembelian tiket.

"Kami sudah berkoordinasi dengan ASDP Ketapang dan Gilimanuk, kalau ada masyarakat yang hendak menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk tapi tidak bawa Suket bebas Covid-19, agar tidak dilayani dalam pembelian tiket," tambahnya.

Lebih lanjut, dalam rangka antisipasi lonjakan masyarakat pendatang yang kembali ke Pulau ini saat arus balik. Pihaknya tengah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 31 Mei 2021 di posko penyekatan.

Posko tersebut berada di Simpang Umanyar Denpasar, Simpang Megati Kabupaten Tabanan, Terminal Cekik Kabupaten Jembrana. Kemudian di Simpang 4 Masceti Kabupaten Gianyar, Yeh Malet Kabupaten Karangasem, Pelabuhan Padang Bai, dan Simpang Pejarakan Kabupaten Buleleng.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Arus Balik Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top