Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Selam KRI Nanggala Hilang Kontak di Perairan Bali Utara

Sebagai bagian dari armada pemukul KRI Nanggala dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci/533 mm dalam 8 tabung.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 21 April 2021  |  17:24 WIB
Dokumentasi KRI Nanggala (402). - Antara
Dokumentasi KRI Nanggala (402). - Antara

Bisnis.com, BALI - Kapal selam KRI Nanggala (402) dikabarkan hilang kontak dalam latihan penembakan terpedo di perairan Bali utara, Rabu (21/4/2021).

Belum ada pernyataan detail terkait kejadian tersebut. Meski demikian, sejumlah media dan Wikipedia merilis informasi, pada tanggal 21 April 2021, KRI Nanggala (402) diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer, dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 WITA.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membenarkan insiden itu, demikian dilansir Wikipedia. Ia mengatakan,“Baru izin menyelam, setelah diberi clearance, langsung hilang kontak.”

KRI Nanggala semula ikut dalam skenario latihan penembakan rudal di laut Bali. Latihan yang rencananya dihadiri oleh Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudho Margono tersebut, akan digelar Kamis (22/4/2021).

KRI Nanggala diduga tenggelam saat sedang gladi resik untuk latihan penembakan rudal tersebut.

Bila menilik ke belakang, KRI Naggala masuk kategori kapal selam kelas Cakra dan di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur.

Wikipedia menuliskan, KRI Nanggala dibuat oleh Howaldtswerke, Kiel, Jerman Barat pada 1981. Merupakan kapal selam type 209/1300 yang banyak digunakan oleh Angkatan Laut sedunia.

KRI Nanggala memiliki berat selam 1,395 ton. Dengan dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4,600 shp. Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot. Diawaki oleh 34 pelaut.

Sebagai bagian dari armada pemukul KRI Nanggala dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci/533 mm dalam 8 tabung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali tni al
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top