Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bali Jadi Tuan Rumah Aerobatik Pesawat Tempur Kerajaan Inggris

Ajang ini juga akan mendukung upaya pemulihan pariwisata Bali. Terlebih, Australia menjadi salah satu penyumbang besar wisatawan ke Bali.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  11:07 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster kiri menerima kunjungan Atase Pertahanan Kerajaan Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Michael Longstaff di Rumah Jabatan, Jayasabha, Denpasar pada Senin (29/3/2021) -  istimewa
Gubernur Bali Wayan Koster kiri menerima kunjungan Atase Pertahanan Kerajaan Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Michael Longstaff di Rumah Jabatan, Jayasabha, Denpasar pada Senin (29/3/2021) - istimewa

Bisnis.com, DENPASAR – Bali akan menjadi tuan rumah ajang Aerobatik Pesawat Tempur Kerajaan Inggris pada pertengan November mendatang.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan Bali sangat mendukung ajang atraksi akrobatik pesawat tempur yang dirangkaikan dengan Perayaan British Day oleh Kedutaan Besar Kerajaan Inggris dan Peringatan 100 Tahun Angkatan Udara Australia tersebut.

"Tentu saya menyambut dengan tangan terbuka, terpenting setelah koordinasi pula dengan pemerintah pusat. Nanti diatur teknisnya dengan pihak bandara [I Gusti Ngurah Rai] dan TNI AU, sehingga bisa berjalan lancar dan baik," katanya seperti dikutip dalam rilis, Selasa (30/3/2021).

Sementara itu, Atase Pertahanan Kerajaan Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Michael Longstaff menyebut ajang tersebut akan melibatkan 12 Pesawat Tempur Plus dan 2 pesawat transporter bertipe Airbus yang akan mengudara dan beratraksi di langit Pulau Dewata.

Sebelum ke Bali, tim penerbang kerajaan Inggris akan menyambangi Brunei Darusalam, Ibukota Jakarta, Jogjakarta dan ditutup oleh Bali.

"Kami juga berencana melakukan display pesawat tempur dan akan mengudara selama 1 jam dengan lokasi Bandara hingga Pantai Kuta," sebutnya.

Menurutnya, ajang ini juga akan mendukung upaya pemulihan pariwisata Bali. Terlebih, Australia menjadi salah satu penyumbang besar wisatawan ke Bali.

Selain itu, Longstaff juga menyebut pelaksanaan rangkaian British Day selain berupa acara resepsi dengan menghadirkan 1.500 warga Inggris, juga diisi dengan kegiatan lain, seperti kunjungan ke sekolah-sekolah, panti asuhan dan aksi sosial lain.

"Ada juga juga kegiatan lain yang melibatkan warga Inggris di Bali nantinya," sebutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

australia pariwisata bali
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top