Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Teknologi Selamatkan UMKM dari Pandemi

Melalui pameran pertamanya ini, produk tenun asal Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali dapat dikenal para konsumen dari dalam maupun luar negeri.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  20:35 WIB
Ilustrasi - karyakreatifindonesia.co.id
Ilustrasi - karyakreatifindonesia.co.id

Bisnis.com, DENPASAR - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah akhirnya dapat menghela napas panjang setelah dilanda pandemi Covid-19.

Itu terjadi karena produk para pelaku UMKM laris manis dalam pameran Karya Kreatif Indonesia atau KKI yang diselenggarakan Bank Indonesia secara daring.

Ketua Kelompok Tenun Fortun Ni Kadek Rini Prabawati menuturkan melalui pameran pertamanya ini, produk tenun asal Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali dapat dikenal para konsumen dari dalam maupun luar negeri.

Selama pameran yang berlangsung dari 3 sampai 5 Maret 2021, sudah ada beberapa pesanan untuk kain tenun khususnya yang dibuat dari pewarna alami. Adapun, rentang harganya Rp3,5 juta hingga Rp8 juta untuk satu helai kain, tergantung jenis benang yang digunakan.  

"Meski kami terbilang UMKM baru, tapi dengan adanya pameran yang diselenggarakan secara daring, kami bisa diketahui oleh konsumen dari berbagai belahan dunia," tuturnya kepada Bisnis, Jumat, (5/3/2021).

Menurut Rini, kain tenun yang diproduksi kelompoknya banyak dilirik konsumen karena terbuat dari pewarna alami seperti warna merah muda dari kayu secang, kuning dari daun mangga, dan hijau dari campuran aneka warna.

Selain itu, kain tenun dengan warna alam juga dapat dikreasikan sebagai pakaian sehingga fungsinya tidak hanya digunakan saat upacara agama.

Selain dapat dicuci, kain tenun ini lebih ringan dari kain tenun berwarna sintetis.

Sebelum pameran, Rini mengaku lebih sulit memasarkan produknya.

Selain karena merupakan UMKM yang baru merintis usaha, wabah Covid-19 juga menyebabkan permintaan pasar akan kain tenun menurun.

Namun, melalui pameran ini dia dapat memperluas market setelah memahami pemasaran produk secara digital melalui marketplace yang diperoleh dari Bank Indonesia.  

"Ke depan ingin memperkenalkan kain tenun dan teknologi digital kepada anak muda, sehingga tidak hanya memanfaatkan sektor pariwisata untuk menopang ekonomi.  Harus dilihat bahwa ada sektor yang bisa dikembangkan, seperti kemampuan menenun ini yang bisa dibawa ke mana pun," tambahnya.   

Pameran Karya Kreatif Indonesia yang diadakan Bank Indonesia diikuti 17 perwakilan UMKM dari binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali.

Mereka terdiri atas delapan UMKM produk tenun, lima produk kriya, dan empat produk makanan. Acara ini berlangsung secara daring melalui transaksi e-money menggunakan QRIS. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pameran bank indonesia bali umkm
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top