Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Empat Orang di Jimbaran Tewas Akibat Keracunan Gas Kimia

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Gede Darmada mengatakan ada empat orang korban yang meninggal, karena gas beracun yang bocor.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Desember 2020  |  15:17 WIB
Ilustrasi jenazah. - Antara/Ardiansyah
Ilustrasi jenazah. - Antara/Ardiansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik usaha kerajinan penyamakan kulit dan tiga pekerja lainnya tewas diduga akibat keracunan gas kimia.

Korban bernama Boy Don Tambunan, Rivaldo Simagunsong, Ardi Silitonga, Jaksa Napitupulu ditemukan tewas karena keracunan gas kimia yang bocor pada sebuah rumah toko (ruko) lantai dua, di Perum Taman Griya No. 49 B, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. 

"Iya (ada yang tewas karena keracunan), empat orang, salah satunya pemilik ruko yang juga meninggal di RS Bali Jimbaran, sedangkan tiga pekerjanya meninggal di lokasi kejadian," kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus saat dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu (19/12/2020).
 
Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (19/12) sekitar pukul 10.20 WITA, disebabkan karena adanya kebocoran gas atau cairan kimia yang digunakan untuk proses kerajinan penyamakan kulit.
 
Kebocoran cairan kimia tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia.
 
"Penanganan awal yaitu mengevakuasi korban oleh Basarnas menggunakan tabung pengaman, karena di TKP bau gas masih menyengat," kata Yusak.
 
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa melakukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut, karena bau di sekitar lokasi kejadian masih menyengat.
 
"Belum tahu karena apa, kita belum bisa masuk karena masih bau gas," katanya pula.
 
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Gede Darmada mengatakan ada empat orang korban yang meninggal, karena gas beracun yang bocor.
 
"Mereka sedang melakukan kegiatan usaha penyamakan kulit. Tiba-tiba saja musibah tersebut terjadi. Laporan yang kami terima, ada korban gas beracun, beberapa orang selamat, tapi empat lainnya meninggal," katanya lagi.
 
Selanjutnya berselang 40 menit, seluruh korban telah dikeluarkan dan langsung dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan Ambulans BPBD Badung.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali keracunan

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top